SULAWESI BARAT — Laga yang berlangsung di venue netral, Selasa (15/6) malam WIB, langsung diwarnai tekanan tinggi dari De Oranje. Van Dijk, yang juga kapten tim, menunjukkan kelasnya sebagai bek tengah modern dengan mencetak gol pembuka yang krusial.
Gol tercipta pada menit ke-23. Memanfaatkan sepak pojok dari sayap kanan, Van Dijk melompat lebih tinggi dari bek Jepang dan menyundul bola keras ke pojok kiri gawang. Kiper Jepang hanya bisa terbang tanpa daya.
Wasit asal Amerika Selatan langsung menunjuk titik tengah setelah memastikan bola sudah melewati garis. Gol ini menjadi bukti nyata pernyataan "gol besar dari pemain besar" yang kerap disematkan padanya.
Keunggulan 1-0 ini mengubah dinamika pertandingan. Jepang, yang sebelumnya bermain rapat, terpaksa keluar menekan. Belanda justru mendapatkan ruang serangan balik yang lebih lebar di sisa babak pertama.
Hasil akhir laga ini akan sangat menentukan posisi puncak klasemen Grup F. Belanda, yang di atas kertas lebih diunggulkan, wajib mengamankan tiga poin penuh untuk menjaga asa lolos ke fase gugur.
Dalam wawancara singkat setelah gol, Van Dijk mengakui ketangguhan lawan. "Jepang tim yang sangat terorganisir. Kami tahu mereka akan bertahan dalam dan mengandalkan transisi. Gol ini sangat penting untuk membuka pertahanan mereka," ujarnya kepada stasiun penyiaran lokal.
Pemain berpostur jangkung itu juga menekankan pentingnya konsentrasi penuh selama 90 menit. "Kami tidak boleh lengah. Satu kesalahan bisa berakibat fatal di turnamen sekelas Piala Dunia," tambahnya.
Data awal ini menunjukkan dominasi lini tengah Belanda yang dipimpin Frenkie de Jong. Namun, Jepang masih menyimpan ancaman lewat serangan balik cepat andalan mereka.
Laga masih berlangsung sengit. Publik sepak bola dunia menanti apakah gol Van Dijk ini cukup untuk mengantarkan Belanda meraih kemenangan perdana di Piala Dunia edisi kali ini.