Penumpang Naik 10,2 Persen, Pelindo Regional 4 Buktikan Sektor Kepelabuhanan di Indonesia Timur Tetap Kokoh

Penulis: Qodri Anwar  •  Rabu, 17 Juni 2026 | 14:57:01 WIB
Lonjakan penumpang tertinggi di Pelabuhan Kendari didorong pembukaan rute baru Kendari–Wawonii.

SULAWESI BARAT — Dari seluruh pelabuhan yang dikelola, Kendari mencatatkan lonjakan penumpang tertinggi. Pemicunya adalah dibukanya rute baru Kendari–Wawonii yang melayani transportasi perahu antar-pulau. Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, menegaskan bahwa pihaknya berhasil menjaga mobilitas masyarakat di tengah dinamika perdagangan.

"Di tengah berbagai tantangan ekonomi dan dinamika perdagangan, kami tetap mampu menjaga pertumbuhan pada sejumlah indikator utama," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (17/6/2026).

Selain Kendari, Balikpapan juga mencatat kenaikan signifikan berkat musim mudik dan libur panjang. Ambon menyusul dengan peningkatan aktivitas kapal Pelni dan kapal perintis, sementara Ternate didorong oleh penerapan sistem tiket elektronik yang mempermudah akses penumpang.

Peti Kemas Tumbuh 2,1 Persen, Proyek Strategis Nasional Jadi Motor

Tak hanya penumpang, sektor logistik pun bergerak positif. Arus peti kemas di wilayah kerja Pelindo Regional 4 tumbuh 2,1 persen secara tahunan. Pertumbuhan ini ditopang oleh proyek strategis nasional di Papua Selatan yang mendongkrak trafik di Pelabuhan Merauke.

Kendari kembali memimpin dengan tambahan throughput dari layanan PT Meratus. Sementara di Sorong, peningkatan dipicu oleh aktivitas transshipment yang lebih tinggi. Parepare juga masuk dalam lima besar berkat tambahan arus peti kemas untuk bongkar muat kebutuhan pokok dan beras.

Manokwari mencatatkan pertumbuhan seiring pembangunan sejumlah fasilitas publik di wilayah tersebut. Artinya, distribusi barang di kawasan timur Indonesia masih bergerak, meskipun tidak secepat sektor penumpang.

Aktivitas Kapal Naik 6 Persen, Batu Bara dan Penumpang Jadi Penopang

Kinerja positif juga tercermin dari aktivitas kapal yang tumbuh 6 persen secara tahunan. Balikpapan mencatat pertumbuhan tertinggi, didorong oleh meningkatnya aktivitas kapal tongkang batu bara dan kapal penumpang. Ternate menyusul dengan tambahan arus dari kegiatan Lawui dan kapal penumpang.

Division Head Operasi Pelindo Regional 4, Yusida M. Palesang, menjelaskan bahwa capaian ini merupakan hasil sinergi antara Pelindo dan anak usahanya dalam mengoptimalkan pelayanan.

"Kami terus melakukan penguatan layanan operasional, peningkatan kinerja dan produktivitas, serta pemanfaatan peluang pasar di setiap wilayah kerja," ujarnya.

Samarinda mencatat peningkatan kunjungan tugboat di kawasan Muara Muntai, sementara Bontang tumbuh pada segmen kapal curah. Ambon menorehkan peningkatan aktivitas kapal ro-ro dan kapal pengangkut BBM. Ke depan, Pelindo Regional 4 berencana memperkuat digitalisasi layanan dan infrastruktur untuk menjaga momentum pertumbuhan ini.

Reporter: Qodri Anwar
Sumber: sulsel.idntimes.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top