Lamine Yamal Cetak Sejarah di Piala Dunia, Kalahkan Rekor Messi Usai Bantai Arab Saudi 4-0

Penulis: Surya Dinata  •  Senin, 22 Juni 2026 | 08:39:01 WIB
Lamine Yamal mencetak gol pertama di Piala Dunia pada usia 18 tahun 341 hari.

SULAWESI BARAT — Stadion Atlanta bergemuruh setiap kali nama Lamine Yamal muncul di layar raksasa. Ribuan suporter mengenakan kostum dengan nama pemain Barcelona itu di punggung mereka. Sebelum pertandingan melawan Arab Saudi dimulai, atmosfer sudah terasa berbeda — Spanyol tampil dengan keberanian dan kecepatan yang hilang saat ditahan Kamerun 0-0 di laga sebelumnya.

Gol Perdana di Panggung Terbesar

Yamal baru berusia 18 tahun 341 hari saat membuka skor di menit ke-14. Ia menyambar umpan silang rendah dari sisi kiri dengan sebuah sliding shot yang langsung menggetarkan jala gawang Arab Saudi. Gol itu membuatnya menjadi pemain kedua seusianya yang mencetak gol pembuka di Piala Dunia setelah Pele pada 1958.

Yang lebih mencengangkan, Yamal memecahkan rekor Messi yang mencetak gol Piala Dunia pertamanya pada usia 19 tahun kurang dua pekan. "Dia adalah yang terpilih, dan dia ingin menjadi yang terpilih," kata Guillem Balague, komentator 5 Live, menggambarkan sikap percaya diri sang pemain saat meninggalkan lapangan.

Dampak Instan ke Permainan Spanyol

Kehadiran Yamal langsung mengubah ritme permainan La Furia Roja. Pelatih Luis de la Fuente sengaja membatasi menit bermainnya di laga sebelumnya karena masih dalam pemulihan cedera hamstring sejak April. Namun saat diturunkan sebagai starter, pemain kelahiran 2007 itu langsung menjadi pusat serangan.

Mikel Oyarzabal mencetak dua gol dalam waktu singkat setelah gol Yamal. Ia menjadi pemain kedua sejak 1966 yang terlibat langsung dalam tiga gol dalam 25 menit pertama laga Piala Dunia. Spanyol menutup babak pertama dengan keunggulan 4-0 dan Yamal ditarik keluar sebagai tindakan pencegahan.

Pujian dari Legenda

Wayne Rooney memuji kedewasaan Yamal dalam menangani tekanan. "Yang mengesankan bagi saya adalah ketika Messi masuk ke tim Barcelona, ada pemain top dan transisi dengan Ronaldinho. Yamal masuk ke Barcelona dan tim Spanyol, dan ini timnya — dia adalah pemain utama," ujar legenda Manchester United itu kepada Match of the Day.

Cesar Azpilicueta, mantan rekan setim Yamal di timnas, menambahkan: "Saat dia di lapangan, dia tahu cara menciptakan peluang, melewati bek, dan di mana mendapatkan bola. Dia berkembang di setiap pertandingan."

Jadwal Selanjutnya

Spanyol kini memuncaki Grup B dengan empat poin. Laga terakhir melawan Uruguay akan menentukan posisi final mereka. Yamal kemungkinan besar kembali diturunkan, namun tim medis akan terus memantau kondisi kebugarannya setelah cedera hamstring yang sempat mengancam partisipasinya di turnamen ini.

Reporter: Surya Dinata
Sumber: bbc.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top