SULAWESI BARAT — Laga fase grup Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Austria baru berjalan sembilan menit saat wasit menunjuk titik putih. Keputusan itu memberikan peluang emas bagi La Albiceleste untuk membuka keunggulan lebih awal. Lionel Messi, yang menjadi algojo, gagal menjalankan tugasnya setelah tendangannya terbaca kiper Austria.
Eksekusi penalti Messi pada laga yang berlangsung, Kamis (18/6), tidak menemui sasaran. Bola hasil tendangan kapten Argentina itu mampu ditepis dengan sempurna oleh kiper tim lawan. Gagalnya Messi membuat Argentina harus menunda harapan untuk memimpin lebih dulu.
Kegagalan ini menjadi pukulan awal bagi Argentina yang datang dengan status salah satu favorit turnamen. Messi sendiri dikenal sebagai eksekutor penalti andalan di klub maupun tim nasional. Namun, tekanan di laga pembuka fase grup kerap menjadi ujian tersendiri bagi pemain sekelasnya.
Setelah momen penalti, Austria justru mendapatkan momentum untuk bangkit. Tim asuhan pelatih Ralf Rangnick mulai berani keluar menekan pertahanan Argentina. Pertandingan pun berlangsung lebih terbuka dengan kedua tim saling bergantian melancarkan serangan.
Argentina masih mendominasi penguasaan bola, tetapi efektivitas serangan mereka sedikit terganggu. Messi beberapa kali mencari ruang untuk membangun serangan balik cepat. Namun, lini belakang Austria tampil disiplin dan mampu memotong aliran bola ke lini depan Argentina.
Hingga pertengahan babak pertama, skor kacamata masih bertahan. Pertandingan diprediksi akan berlangsung ketat hingga peluit akhir dibunyikan. Kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan untuk memperbaiki posisi di klasemen grup.
Kiper Austria tampil sebagai pahlawan setelah sukses mengantisipasi tendangan penalti Messi. Refleks cepat dan pembacaan arah bola yang akurat menjadi kunci keberhasilannya. Aksi gemilang ini langsung mendapat tepuk tangan dari rekan setim dan suporter Austria di stadion.
Kegagalan Messi dari titik putih ini menjadi catatan tersendiri dalam statistik pertandingan. Argentina wajib segera menemukan solusi di lini depan jika ingin mengamankan tiga poin. Sementara itu, Austria akan mencoba memanfaatkan momentum psikologis ini untuk mencetak gol keunggulan.