SULAWESI BARAT — Motor Suzuki Thunder 125 belakangan ramai dibicarakan lagi di Indonesia. Bukan karena akan kembali diproduksi, melainkan karena banyak digunakan sebagai kendaraan usaha bensin eceran. Kapasitas tangki 14 liternya memang ideal untuk kulakan Pertalite atau Pertamax di SPBU. Namun, Suzuki sudah menghentikan produksi motor ini di Tanah Air sejak 2015 seiring lesunya pasar motor sport commuter.
Di luar Indonesia, Suzuki ternyata belum benar-benar memensiunkan Thunder. Di Pakistan, mereka masih menjual penerusnya dengan nama Suzuki GS150. Dari segi desain, motor ini mempertahankan DNA Thunder: lampu depan bulat, tangki besar, jok panjang, dan posisi berkendara tegak yang nyaman untuk harian.
Harganya di Pakistan adalah PKR 399.900, atau setara sekitar Rp 25,7 juta. Angka ini menempatkannya di kelas motor sport entry-level, bersaing langsung dengan motor bebek atau sport 150cc lain yang beredar di pasar Asia Selatan.
GS150 mengusung mesin 4-tak satu silinder berpendingin udara (air-cooled) dengan teknologi OHC. Bore x stroke-nya 57 mm x 56,8 mm dan rasio kompresi 9,2:1. Tenaga disalurkan lewat transmisi 5-percepatan constant mesh. Starter sudah elektrik, tapi masih ada kick starter sebagai cadangan — fitur yang jarang ditemui di motor modern.
Bagian kaki-kaki masih mengandalkan suspensi teleskopik depan dan swing arm dengan per ganda di belakang. Ukuran ban depan 2.75-18 dan belakang 3.00-18. Sistem pengereman masih tromol di kedua roda — ini kelemahan signifikan jika dibandingkan motor sport sekelas yang sudah pakai cakram depan.
Satu hal yang langsung menonjol dari GS150 adalah kapasitas tangki bahan bakar 12 liter. Untuk motor 150cc, ini termasuk besar dan memungkinkan jarak tempuh jauh tanpa sering berhenti di SPBU. Cocok untuk pengguna harian dengan mobilitas tinggi atau yang tinggal di daerah dengan SPBU jarang.
Bobot kering motor ini hanya 116 kg, cukup ringan untuk ukuran motor sport. Ground clearance 155 mm membuatnya masih nyaman melewati jalan rusak atau polisi tidur. Wheelbase 1.270 mm juga membantu stabilitas di kecepatan sedang.
Suzuki GS150 bukan motor untuk mereka yang mencari performa sporty atau fitur modern. Motor ini adalah alat transportasi yang simpel, irit biaya operasional, dan mudah dirawat — persis seperti Thunder dulu. Keunggulan utamanya ada di tangki besar dan bobot ringan, bukan di teknologi pengereman atau pendinginan mesin.
Cocok untuk: Pengguna harian yang butuh motor irit, tangguh, dan jarak tempuh jauh. Atau untuk usaha bensin eceran seperti yang ramai dilakukan pengguna Thunder di Indonesia.
Kurang cocok untuk: Pengendara yang menginginkan motor sport modern dengan rem cakram, injeksi, atau desain agresif. Di kelas harga Rp 25 jutaan di Indonesia, Anda sudah bisa mendapatkan motor bekas dengan fitur lebih lengkap.