MAMUJU — Momen peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia kali ini dimaknai berbeda oleh jajaran Rutan Kelas IIB Mamuju. Kakanwil Ditjenpas Sulbar, Drs. Said Mahdar, S.H., M.H., menyampaikan pesan refleksi diri saat menjadi khatib Salat Jumat di Masjid At-Taubah, Jumat (14/8). Kegiatan ini dihadiri jajaran struktural, staf Rutan Mamuju, serta warga binaan beragama Islam.
Said Mahdar menekankan bahwa setiap manusia memiliki kesempatan yang sama untuk memperbaiki diri. Menurutnya, ikhtiar menuju kebaikan bisa dimulai dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam hubungan vertikal dengan Allah SWT maupun hubungan horizontal dengan sesama manusia.
Dalam khutbahnya, Said Mahdar mengajak seluruh jemaah memaknai kemerdekaan bukan sekadar terbebas dari penjajahan. Lebih dari itu, kemerdekaan menjadi ruang untuk mengisi kehidupan dengan perbuatan yang bermanfaat bagi orang lain.
"Kita harus terus berikhtiar untuk melakukan kebaikan dan menjauhkan diri dari hal-hal yang buruk. Setiap hari adalah kesempatan bagi kita untuk memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik," tuturnya di hadapan jemaah.
Ajakan tersebut sejalan dengan semangat pembinaan kepribadian yang tengah digalakkan di lingkungan pemasyarakatan. Kegiatan keagamaan rutin seperti Salat Jumat berjamaah menjadi salah satu instrumen pembinaan spiritual bagi warga binaan.
Pelaksanaan Salat Jumat di Masjid At-Taubah berlangsung khidmat. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang pembinaan spiritual bagi jajaran petugas dan warga binaan untuk memperkuat keimanan serta menumbuhkan kesadaran menjalani kehidupan dengan menjunjung nilai-nilai kebaikan.
"Momentum HUT Kemerdekaan ini mari kita jadikan sebagai refleksi diri untuk terus berbuat kebaikan kepada sesama. Kemerdekaan hendaknya diisi dengan hal-hal positif dan bermanfaat bagi orang lain," ucap Said Mahdar dalam khutbahnya.
Kehadiran pimpinan tinggi Kanwil Ditjenpas Sulbar sebagai khatib di lingkungan rutan diharapkan memberi teladan nyata bagi warga binaan. Pesan tentang pentingnya ikhtiar dan perbaikan diri menjadi pengingat bahwa masa depan masih terbuka lebar bagi siapa pun yang berkomitmen berubah menjadi lebih baik.