MAMUJU TENGAH — Api yang kembali menyala di lahan rawa belakang Puskesmas Topoyo berhasil dipadamkan petugas kepolisian sektor Topoyo. Lokasi persisnya berada di Dusun Lomba Bou, Desa Topoyo, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah.
Warga setempat, Wawan (25), menjadi orang pertama yang melihat munculnya titik api tersebut. Ia langsung menghubungi layanan darurat 110 sehingga tim kepolisian bisa bergerak cepat menuju lokasi kejadian pada Sabtu malam sekitar pukul 20.00 WITA.
Saat tiba di tempat kejadian, personel menemukan api yang kembali membesar di sebagian titik lahan. Dugaan sementara, bara dari kebakaran sebelumnya masih menyisakan panas di dalam tanah sehingga memicu munculnya api kembali ketika tertiup angin.
Tanpa menunggu alat pemadam lengkap, Briptu Alamsyah Alim bersama personel piket langsung bertindak. Mereka memadamkan api menggunakan air dalam ember dan kayu seadanya sambil memantau area sekitar agar api tidak merambat lebih luas.
Lahan yang terbakar diketahui merupakan kebun milik Hj. Khadir (55), warga Dusun Ngapaboa, Desa Topoyo.
Kapolsek Topoyo menyampaikan apresiasi Kapolres Mamuju Tengah AKBP Ari Prayitno atas kesigapan personel di lapangan. Menurutnya, laporan cepat dari warga melalui Call Center 110 sangat membantu petugas mencegah kebakaran meluas.
"Kecepatan anggota dalam merespons setiap laporan masyarakat merupakan bagian penting dari pelayanan Polri. Kami mengapresiasi kepedulian warga yang segera menghubungi 110, sekaligus kesigapan personel di lapangan dalam melakukan penanganan awal," ujar Kapolsek Topoyo.
Dalam kegiatan tersebut, personel juga mengumpulkan keterangan dari warga sekitar dan memperkirakan potensi perkembangan situasi. Polisi mengingatkan bahwa musim kemarau membuat lahan dan vegetasi kering lebih mudah terbakar.
Masyarakat diminta tidak membakar lahan atau sampah sembarangan. Jika menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran, warga diimbau segera melapor ke Call Center 110.
Bhabinkamtibmas juga mengajak warga tidak ragu menghubungi layanan tersebut setiap membutuhkan kehadiran polisi. Sinergi antara masyarakat dan Polri dinilai menjadi kunci menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.