MAMUJU — Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Provinsi Sulawesi Barat dikerahkan untuk melakukan penyiraman berkala di Lapangan Ahmad Kirang, Mamuju, sejak sebelum upacara puncak HUT ke-81 RI dimulai. Selain menyiram area lapangan yang sebagian permukaannya tidak tertutup rumput, petugas juga mengisi bak penampungan air pada toilet di area tribun.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Sulbar, Andi Juandi, menyebut penyiraman dan pasokan air bersih ini merupakan langkah antisipatif yang krusial. Kondisi lapangan yang gundul rawan membuat debu beterbangan saat diterpa angin atau diinjak peserta upacara.
“Kami menyadari keberadaan air untuk sarana kebersihan dan toilet sangat penting. Oleh karena itu, kami secara rutin menyuplai kebutuhan air serta menyiram area lapangan agar tidak terlalu berdebu, terlebih di musim kemarau saat ini,” ujar Andi Juandi.
Andi menambahkan, personel dan armada Damkar akan berjaga di sekitar lokasi acara hingga rangkaian upacara selesai. Kesiapsiagaan ini dilakukan agar penanganan cepat bisa dilakukan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan, baik untuk kebutuhan air maupun kondisi darurat lainnya.
Upacara Peringatan HUT ke-81 RI tingkat Provinsi Sulawesi Barat ini dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, selaku inspektur upacara. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda, pimpinan instansi dan lembaga vertikal, serta tamu undangan lainnya.
Dukungan Damkar Sulbar ini merupakan bagian dari sinergi lintas instansi dalam menyukseskan acara kenegaraan. Dengan kesiapsiagaan seluruh pihak yang terlibat, diharapkan jalannya rangkaian upacara peringatan kemerdekaan dapat berlangsung secara khidmat, aman, dan tertib.
Langkah antisipatif ini juga menjadi perhatian utama mengingat Lapangan Ahmad Kirang kerap digunakan untuk berbagai kegiatan besar di Mamuju. Kondisi cuaca kemarau yang melanda Sulawesi Barat dalam beberapa pekan terakhir membuat pengelolaan debu menjadi prioritas agar jalannya upacara tidak terganggu.