Telkom Pulihkan 100% Jaringan di NTT dalam 3 Hari, Bantuan Sembako Terus Disalurkan ke 5 Wilayah

Penulis: Puguh Triyono  •  Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:08:31 WIB
Petugas teknis memeriksa perangkat jaringan di salah satu lokasi terdampak gempa di NTT.

SULAWESI BARAT — Kecepatan pemulihan ini menjadi krusial karena NTT diguncang gempa yang memutus sejumlah ruas kabel laut dan fiber optik darat. Gangguan tersebut sempat mengisolasi komunikasi warga di tengah kondisi darurat, menghambat koordinasi evakuasi dan akses informasi keluarga.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyatakan keselamatan personel menjadi prioritas utama selama proses perbaikan berlangsung. Ia mengapresiasi kerja cepat tim gabungan yang berhasil mengembalikan konektivitas dalam waktu singkat.

> "Fokus utama kami adalah memastikan konektivitas masyarakat dapat segera kembali normal, dengan tetap menempatkan keselamatan seluruh personel sebagai prioritas. Kami bersyukur seluruh layanan kini telah kembali normal hanya dalam waktu tiga hari," ujar Dian dalam keterangan resminya.

Jaringan Backup dan Satelit Jadi Kunci Pemulihan Cepat

Tim teknis TelkomGroup langsung bergerak sejak hari pertama bencana untuk melakukan asesmen dan perbaikan infrastruktur di area kritis. Keberadaan jalur cadangan jaringan atau link redundancy menjadi penopang utama agar backbone tetap berfungsi penuh meski satu ruas kabel laut dan beberapa fiber optik darat masih dalam pemeliharaan.

Di lokasi yang sulit dijangkau jaringan terestrial, konektivitas satelit Telkomsat dioperasikan di 17 titik. Langkah ini memastikan layanan tetap tersedia bagi masyarakat di wilayah terpencil yang paling rentan terisolasi.

Selama masa tanggap darurat, TelkomGroup juga menyediakan akses internet gratis di posko pengungsian, kantor wilayah Telkom, dan Posko Siaga Bencana Telkomsel. Perusahaan membagikan kartu perdana SIMPATI berkuota, Paket Darurat Telkomsel, serta menghadirkan Hotline Tanggap Bencana 24 jam bebas pulsa untuk memudahkan warga berkomunikasi dengan keluarga dan petugas.

Bantuan Sembako Mengalir ke Nagekeo, Reo, Ruteng, Maumere, dan Bima

Setelah layanan pulih, TelkomGroup tidak berhenti. Penyaluran bantuan kemanusiaan kini difokuskan ke lima wilayah terdampak: Nagekeo, Reo, Ruteng, Maumere, dan Bima. Bantuan berupa bahan makanan, sembako, kebutuhan bayi dan anak, serta logistik rumah tangga disalurkan melalui koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Direktur Network Telkom Nanang Hendarno menyalurkan langsung bantuan ke posko pengungsian di Kabupaten Nagekeo pada Selasa (18/8). Ia menegaskan komitmen perusahaan untuk mendampingi masyarakat hingga fase normalisasi.

> "Tuntasnya pemulihan layanan bukan berarti dukungan kami berhenti. Kami memahami bahwa masyarakat masih membutuhkan pendampingan untuk kembali menjalani aktivitas sehari-hari," kata Nanang.

Dukungan Berkelanjutan untuk Dapur Umum dan Posko Kesehatan

TelkomGroup berencana melanjutkan bantuan dengan mengutamakan kebutuhan operasional posko, termasuk mendukung penyelenggaraan dapur umum dan posko kesehatan. Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan untuk membantu masyarakat di fase pemulihan pascabencana.

Kembalinya jaringan yang stabil diharapkan memungkinkan warga NTT kembali berkomunikasi, mengakses informasi, dan menjalankan aktivitas digital sehari-hari. TelkomGroup berkomitmen hadir mendampingi proses pemulihan agar masyarakat terdampak dapat segera menata kembali kehidupan mereka.

Reporter: Puguh Triyono
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top