MAMUJU — Taman Karema kembali bergeliat. Kawasan wisata kuliner Manakarra UMKM Community (MUC) yang sempat terhenti selama beberapa tahun akibat pandemi COVID-19 dan bencana gempa, kini resmi dibuka untuk publik. Peresmian yang berlangsung Minggu malam itu langsung disambut membludaknya pengunjung yang ingin menikmati sajian kuliner lokal.
Peluncuran ini dihadiri langsung oleh jajaran manajemen MUC, termasuk Direktur Andi Rahmat Syam dan General Manager Hendri Hakim. Hadir pula Branch Manager BTN KC Mamuju Wira Agusrianto serta perwakilan dari Koperasi Siamasei Polda Sulbar yang diwakili AKP Carsa. Kehadiran mitra perbankan dan unsur kepolisian ini menandakan dukungan lintas sektor terhadap pemulihan ekonomi daerah.
Kebangkitan MUC Taman Karema bukanlah proses yang instan. Direktur Utama Perumda Mamuju, Marwan, mengungkapkan bahwa kawasan ini sempat meraih kesuksesan pada awal berdirinya di tahun 2020. Namun, roda usaha terpaksa berhenti ketika pemerintah memberlakukan pembatasan sosial ketat untuk menekan laju penularan COVID-19.
Belum sempat pulih, musibah kembali datang. Gempa bumi besar yang mengguncang Mamuju pada tahun 2021 lalu turut melumpuhkan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut. "Semua ujian berat itu sempat menghambat jalan usaha hingga MUC mengalami kemacetan," ujar Marwan dalam sambutannya saat acara pembukaan.
Meski dihantam dua krisis berturut-turut, manajemen MUC tidak menyerah. Mereka terus mencari celah untuk membuka ruang kolaborasi bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Mamuju. Kegigihan itu akhirnya membuahkan hasil dengan dibukanya kembali kawasan tersebut di tahun 2026 ini.
Kembalinya MUC Taman Karema ditandai dengan beroperasinya 23 booth UMKM yang menyajikan beragam pilihan, mulai dari jajanan pasar tradisional hingga menu kuliner modern. Area taman yang berada di pusat Kota Mamuju itu diperkirakan dipadati tidak kurang dari 500 pengunjung pada malam pertama pembukaan.
Suasana makin semarak dengan penampilan The Manakarra Band, grup indie asal Mamuju, yang mengiringi jalannya acara. Dari sisi keamanan, manajemen MUC telah menyiagakan tim pengamanan penuh di sekitar lokasi. Hal ini dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh keluarga yang hadir.
Marwan menambahkan bahwa malam ini menjadi titik balik kebangkitan MUC. Dengan beroperasinya kembali kawasan ini, diharapkan mampu menjadi sentra pertumbuhan ekonomi kreatif sekaligus wadah interaksi sosial yang nyaman bagi masyarakat Mamuju. Kehadiran puluhan tenant ini juga menjadi sinyal positif bagi perputaran uang di sektor informal kota.