Gawang Indonesia Nirlawan 2 Laga, Hubner Tatap Duel Penentu vs Bangladesh

Penulis: Puguh Triyono  •  Rabu, 30 September 2026 | 15:18:01 WIB
Pemain Timnas Indonesia Justin Hubner melakukan clearance di garis gawang saat melawan Malaysia.

SULAWESI BARAT — Timnas Indonesia menutup laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 dengan clean sheet usai menahan Malaysia 0-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026), meski bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-37. Hasil itu menjaga gawang Maarten Paes belum kebobolan dalam dua pertandingan dan menempatkan Garuda di posisi kedua klasemen dengan empat poin.

Kartu merah Thom Haye memaksa Indonesia tampil dengan sepuluh pemain selama lebih dari setengah pertandingan. Malaysia menguasai jalannya laga setelahnya, tetapi barisan belakang Garuda bertahan rapat hingga peluit akhir.

Maarten Paes mencatat sejumlah penyelamatan penting. Justin Hubner melengkapi penampilan disiplin lini belakang dengan clearance di garis gawang pada menit-menit akhir.

Dua Laga, Nol Gol Kemasukan

Indonesia belum sekalipun kebobolan di Grup A. Pada laga pembuka, Garuda menang 2-0 atas Singapura sebelum menahan Malaysia tanpa gol.

Rekor itu menjadi modal berharga menjelang laga terakhir grup. Indonesia akan menghadapi Bangladesh di SUGBK, Kamis (1/10), pada partai yang menentukan langkah ke final FIFA ASEAN Cup 2026.

Klasemen Ketat: Indonesia dan Malaysia Sama-sama Empat Poin

Malaysia memuncaki Grup A karena unggul selisih gol, sementara Indonesia menempel di posisi kedua dengan koleksi poin identik. Malaysia akan menghadapi Singapura pada pertandingan terakhir.

Konsekuensinya jelas: Indonesia butuh kemenangan atas Bangladesh untuk menjaga peluang juara grup. Hasil di laga lain bisa ikut menentukan posisi akhir.

Hubner: Bertahan dengan 10 Pemain Layak Dipuji

Bek Fortuna Sittard itu menilai perubahan situasi setelah kartu merah memaksa Indonesia mengubah pendekatan permainan.

"Bermain dengan 10 pemain memang selalu sulit, tetapi jika melihat bagaimana kami bertahan di akhir pertandingan, saya pikir itu layak mendapat pujian besar untuk tim," kata Hubner.

Keyakinan pada lini belakang juga disampaikan Hubner. Menurutnya, performa bertahan seperti itu menyulitkan tim mana pun mencetak gol ke gawang Indonesia.

"Saya rasa semua orang ingin melihat kami menang. Tetapi jika kami bisa bertahan seperti ini, maka tidak akan ada tim yang mampu mencetak gol ke gawang kami," ujarnya.

Fokus Penuh ke Bangladesh

Hubner memilih tidak menghitung peluang dari laga Malaysia kontra Singapura. Perhatiannya sudah beralih ke Bangladesh.

"Kami fokus pada pertandingan berikutnya. Kami akan mengalahkan Bangladesh, semoga, pada pertandingan berikutnya," kata Hubner kepada wartawan.

Duel di SUGBK menjadi laga terakhir Grup A sekaligus penentu perjuangan Garuda menuju final FIFA ASEAN Cup 2026.

Reporter: Puguh Triyono
Sumber: sport.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top