MAMUJU — Diskominfo Sulawesi Barat menempatkan SIPAINGARANG sebagai ekosistem pengelolaan informasi publik yang utuh, bukan sekadar wadah publikasi biasa. Perancangan sistem ini menyasar integrasi data dan tata kelola informasi antarperangkat daerah agar lebih padu dan efisien.
Dian Afrianty, Kepala Bidang KPM Diskominfo Sulbar, membangun koordinasi erat dengan Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk memastikan kesiapan teknis. Pertemuan tersebut membedah kebutuhan sistem, integrasi data, hingga keandalan infrastruktur teknologi yang akan menyokong SIPAINGARANG.
Sistem ini menghubungkan seluruh alur kerja secara terintegrasi. Prosesnya mencakup pengumpulan bahan, verifikasi, penyuntingan, persetujuan, publikasi, hingga monitoring informasi dari setiap perangkat daerah di lingkup Pemprov Sulbar.
Dengan alur yang terpadu, setiap perangkat daerah memiliki jalur yang jelas dalam mengelola informasi publik. Tidak ada lagi proses yang berjalan sendiri-sendiri tanpa keterkaitan dengan unit lain.
Langkah inovatif Bidang KPM ini mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari Kepala Diskominfo Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar. Ia menilai hadirnya sistem tersebut menjadi sarana krusial dalam mengoptimalkan peran dinas yang dipimpinnya.
"Sesuai namanya SIPAINGARANG berimplikasi pada tugas kominfoSS Sulbar dalam memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat, khususnya mengenai program panca daya Gubernur Sulbar Suhardi Duka," ujar Ridwan.
Diskominfo Sulbar terus mematangkan langkah dalam memperkuat keterbukaan informasi publik. SIPAINGARANG menjadi instrumen yang menjembatani informasi Pemprov ke masyarakat dengan tata kelola yang lebih terstruktur.
Integrasi data antarperangkat daerah memungkinkan informasi yang sampai ke warga lebih konsisten dan terverifikasi. Proses verifikasi dan persetujuan berjenjang memastikan setiap informasi yang dipublikasikan telah melalui tahapan yang semestinya.
Pengembangan sistem ini masih dalam tahap pemantapan teknis. Koordinasi antara Bidang KPM dan Bidang TIK akan menentukan sejauh mana infrastruktur teknologi siap mendukung operasional SIPAINGARANG secara penuh.