MAMUJU — Kejuaraan Karate Piala Panglima TNI 2026 digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI. Ajang ini mempertemukan karateka dari berbagai daerah, dengan total 772 atlet turun di GOR Mamuju sejak 9 hingga 11 Oktober 2026.
Kontingen Polda Sulbar tampil sebagai tuan rumah tanpa kehilangan ketajaman. Di bawah komando Manager Tim Iptu Ilham Eka Dharmawan, tim ini menutup klasemen kategori TNI-Polri di posisi teratas.
Empat medali emas Polda Sulbar lahir dari tiga nama. Bripda Muh. Risaldi, personel Ba Sie STNK Ditlantas Polda Sulbar, menjadi penyumbang terbesar dengan dua emas sekaligus.
Risaldi merajai kelas Kumite Perorangan TNI-Polri +84 kg Putra dan kelas Umum Kumite +84 kg Putra. Penampilannya di kedua kelas itu tidak memberi ruang bagi lawan untuk mencuri poin.
Dua emas lain datang dari Bripda Andi Sultan Auliya Alamsyah dan Bripda Muh. Arsyal. Andi Sultan, personel Ba Polresta Mamuju, juara 1 di kelas Kata Perorangan Putra TNI-Polri.
Arsyal, personel Ba SPKT Polda Sulbar yang bertugas BKO di Spripim Polda Sulbar, menang di kelas Kumite -67 Kg Putra TNI-Polri. Gelar Best of the Best (BOB) TNI-Polri Putra ikut melekat pada namanya.
Satu medali perunggu disumbang Briptu Muh. Yudistira, personel Ba Polres Mamasa. Ia finis ketiga di kelas Kumite TNI-Polri -67 kg Putra.
Raihan itu melengkapi koleksi Polda Sulbar menjadi 4 emas dan 1 perunggu. Polda Sulsel menempati peringkat kedua, sedangkan Yonif TP dan Manakarra berbagi posisi ketiga.
Iptu Ilham Eka Dharmawan menyebut hasil ini buah dari kerja keras seluruh atlet. Menurut dia, prestasi tersebut mencerminkan sinergitas, disiplin, dan mental petarung yang tertanam pada setiap personel Polda Sulbar.
"Prestasi ini menjadi bukti nyata dari sinergitas, disiplin dan mental petarung yang tertanam kuat dalam diri setiap personel Polda Sulbar, sekaligus menjadi kado indah dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 TNI tahun ini," ujar Ilham.
Ia menambahkan, capaian itu juga menjadi kado istimewa bagi Kapolda Sulbar Irjen Pol Totok Suharyanto. Kejuaraan berlangsung tiga hari penuh, dengan Polda Sulbar menutupnya sebagai penguasa kategori TNI-Polri.