SULAWESI BARAT — Platform benchmark AnTuTu baru saja merilis daftar 10 smartphone flagship Android dengan performa tertinggi sepanjang 1–31 Mei 2026. Hasilnya, persaingan di segmen premium makin ketat dengan dominasi chipset Qualcomm yang nyaris mutlak.
Red Magic 11S Pro+ mencetak skor rata-rata 4.171.821 poin, unggul tipis dari iQoo 15 Ultra di posisi kedua dengan 4.144.802 poin. Vivo X300 Ultra Satellite Communication Edition melengkapi tiga besar dengan skor 4.103.004 poin.
Menurut AnTuTu, lonjakan performa ini terjadi karena Red Magic menggunakan versi Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang sudah di-overclock. Overclock adalah praktik menaikkan frekuensi clock CPU atau GPU di atas batas standar pabrik, bertujuan memeras daya maksimal untuk game berat atau rendering.
Agar suhu tetap terkendali, ponsel ini dibekali vapor chamber besar, liquid cooling, dan kipas aktif. Kombinasi itu memungkinkan perangkat mempertahankan performa puncak lebih lama ketimbang flagship lain yang hanya mengandalkan pendingin pasif.
Dari sepuluh perangkat yang masuk daftar, sembilan di antaranya menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5. Hanya satu ponsel yang memakai chip MediaTek, yaitu iQoo 15T dengan Dimensity 9500 yang berada di peringkat kesembilan. Skor Realme GT8 Pro tertinggal 8,8 persen dari Red Magic 11S Pro+ di posisi puncak.
Jika digabung dengan iQoo di segmen gaming, perusahaan asal China itu menempatkan empat smartphone dalam 10 besar. Red Magic dan Honor masing-masing menyumbang dua perangkat, sementara Oppo dan Realme masing-masing satu perangkat.
Yang cukup mencolok, tidak ada satu pun perangkat Xiaomi dalam daftar bulan ini. Padahal dalam beberapa edisi sebelumnya, ponsel Xiaomi kerap muncul di peringkat flagship terkencang. AnTuTu menegaskan daftar ini disusun berdasarkan hasil pengujian perangkat yang beredar di pasar China, dengan skor rata-rata dari minimal 1.000 kali pengujian per model.
Benchmark ini menilai performa dari empat aspek utama: CPU, GPU, memori, dan penyimpanan. Bagi pengguna Indonesia, daftar ini bisa menjadi acuan awal sebelum memutuskan membeli HP flagship—terutama jika prioritas utama adalah kecepatan dan stabilitas gaming.