Pencarian

Otorita IKN Resmi Garap Wisata Alam dan Budaya sebagai Sektor Ekonomi Baru, Glamping hingga Pusat Kebudayaan Disiapkan

Minggu, 31 Mei 2026 • 16:35:01 WIB
Otorita IKN Resmi Garap Wisata Alam dan Budaya sebagai Sektor Ekonomi Baru, Glamping hingga Pusat Kebudayaan Disiapkan
Otorita IKN mulai mengembangkan glamping dan pusat kebudayaan sebagai bagian dari sektor pariwisata baru.

SULAWESI BARAT — Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai menggarap sektor pariwisata sebagai pilar ekonomi baru di kawasan yang mencakup Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara. Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto, menegaskan bahwa pembangunan IKN sejak awal dirancang tidak hanya sebagai pusat administrasi negara, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi nasional.

“Pembangunan IKN memang dirancang sejak awal untuk menjadi motor penggerak ekonomi nasional melalui pengembangan berbagai sektor strategis, termasuk pariwisata,” ujarnya di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Selasa (16/7).

Glamping, Jembatan Kaca, dan Pusat Kebudayaan Jadi Andalan

Berbagai fasilitas penunjang wisata kini mulai dikembangkan di kawasan KIPP. Otorita IKN menyiapkan area glamour camping (glamping) yang memadukan pengalaman alam dengan fasilitas modern. Selain itu, terdapat jembatan kaca dengan panorama kawasan Nusantara, botanical garden atau kebun raya, pusat kuliner, pusat informasi wisatawan, hingga pusat kebudayaan Nusantara.

Konsep wisata air juga mulai digarap. Daerah Aliran Sungai (DAS) Sanggai dikembangkan sebagai bagian dari wisata ramah lingkungan. Otorita menargetkan konsep wellness retreat dan wisata budaya yang melibatkan masyarakat lokal secara aktif menjadi daya tarik utama IKN di masa depan.

Peluang Ekonomi bagi UMKM dan Jasa Lokal

Pengembangan sektor pariwisata ini dinilai akan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar. Otorita IKN menyebutkan, pelaku UMKM, jasa transportasi, dan sektor pendukung lainnya akan menjadi pihak yang paling diuntungkan.

Bimo menambahkan, seluruh pengembangan wisata tetap memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan. “Kami pastikan kawasan IKN tidak kehilangan identitas ekologisnya,” katanya.

Otorita IKN berharap sektor wisata dapat berjalan seiring dengan pertumbuhan kawasan pemerintahan. Langkah ini diyakini mampu mempercepat tumbuhnya ekonomi baru di sekitar Nusantara tanpa mengorbankan kelestarian alam dan budaya lokal.

Bagikan
Sumber: radarbontang.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks