SULAWESI BARAT — Ini merupakan tahun kedua berturut-turut bagi pengelola bandara utama di Sulawesi Utara tersebut menerima penghargaan serupa. Sebelumnya, pada 2025, perusahaan juga mencatatkan prestasi yang sama, menegaskan komitmennya dalam tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).
Digitalisasi Pajak Jadi Sorotan Utama
Acara Bapenda Awards 2026 tidak sekadar seremoni. Wali Kota Manado, Andrei Angouw, dalam sambutannya menyoroti langkah para wajib pajak yang telah beralih ke sistem pembayaran digital. Menurutnya, digitalisasi menjadi kunci untuk mengurangi transaksi tunai, meningkatkan transparansi, dan memastikan seluruh penerimaan daerah tercatat optimal.
Senada dengan itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, Darmawan Hutabarat, menilai digitalisasi pembayaran pajak sebagai indikator keberhasilan Program Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD). Sistem ini, kata dia, memberikan manfaat nyata melalui pengelolaan keuangan daerah yang lebih efektif dan data penerimaan yang lebih akurat.
Apresiasi untuk Kontribusi Berkelanjutan
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Cabang Bandara Sam Ratulangi Manado, Radityo Ari Purwoko, menyambut penghargaan ini sebagai motivasi. “Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Manado, khususnya Badan Pendapatan Daerah, atas penghargaan yang diberikan. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mempertahankan kepatuhan dalam memenuhi kewajiban perpajakan serta berkontribusi secara berkelanjutan terhadap pembangunan daerah,” ujarnya.
Radityo menegaskan, sebagai pengelola bandara, pihaknya berkomitmen menjalankan operasional secara profesional, transparan, dan akuntabel. Kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan daerah serta dukungan terhadap digitalisasi sistem pembayaran menjadi bagian dari upaya perusahaan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Kota Manado.
Bapenda Awards sendiri merupakan agenda tahunan Pemerintah Kota Manado untuk mengapresiasi wajib pajak yang berkontribusi nyata meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ajang yang dihadiri para pemangku kepentingan ini diharapkan mampu memotivasi seluruh wajib pajak untuk terus meningkatkan kepatuhan demi pembangunan daerah.