Pencarian

Gubernur Sulbar Suhardi Duka Evaluasi Kinerja OPD Usai 20 Hari di Jakarta, Inflasi Sulawesi Barat 2,29% Terendah Se-Indonesia

Jumat, 03 Juli 2026 • 15:19:31 WIB
Gubernur Sulbar Suhardi Duka Evaluasi Kinerja OPD Usai 20 Hari di Jakarta, Inflasi Sulawesi Barat 2,29% Terendah Se-Indonesia
Gubernur Sulbar Suhardi Duka memimpin rapat evaluasi kinerja OPD setelah 20 hari bertugas di Jakarta.

MAMUJU — Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), memastikan roda pemerintahan tetap berjalan meskipun dirinya harus meninggalkan daerah selama hampir tiga pekan. Hal itu disampaikan dalam rapat yang digelar di Ruang Rapat Oval Kantor Gubernur, Kamis (2/7/2026), bersama sejumlah pimpinan OPD.

Rapat tersebut membahas laporan dan evaluasi kinerja selama Gubernur menjalankan tugas di luar daerah. Suhardi Duka mengakui bahwa selama 20 hari di Jakarta, ia tetap memantau pelaksanaan program melalui koordinasi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) dan jajaran perangkat daerah.

"Tidak Ada yang Terbengkalai"

"Hari ini saya rapat untuk mendapatkan laporan dan evaluasi. Alhamdulillah walaupun saya tidak ada tapi berjalan semua dengan baik. Tidak ada yang ditinggalkan, tidak ada yang terbengkalai, semua sesuai dengan target dan rencana pencapaian," ujar SDK dalam sambutannya.

Ia menambahkan, "Jadi saya pikir tidak ada masalah walaupun saya tidak ada, ada Pak Sekda. Ada semua teman-teman di sini."

Inflasi Terendah Secara Nasional dalam Tiga Tahun

Selain mengevaluasi program, rapat juga menyoroti stabilitas inflasi daerah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) Sulawesi Barat pada Juni 2026 tercatat sebesar 2,29 persen.

Capaian tersebut menjadi yang terendah di Indonesia dan merupakan tingkat inflasi terendah yang pernah dicatatkan provinsi ini dalam tiga tahun terakhir.

Pasar Murah Jadi Andalan Jaga Harga Bahan Pokok

Gubernur Suhardi Duka mengatakan bahwa angka tersebut adalah hasil dari upaya pengendalian inflasi yang konsisten. Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mengoptimalkan penyediaan bahan pokok dan menggelar pasar murah di sejumlah wilayah.

"Saya kira itu bagian daripada upaya kita selama ini, kita selalu menjaga inflasi kita, utamanya bahan-bahan pokok dengan pasar murah dan lain sebagainya. Olehnya itu kita bisa jaga," kata Suhardi Duka.

Ke depan, Pemprov Sulbar akan terus memantau pergerakan harga dan memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjangkau, terutama menjelang hari besar keagamaan dan musim panen.

Bagikan
Sumber: telegraph.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks