MAMASA — Pohon besar yang sudah lapuk di Dusun Lombok, Desa Orobua, Kecamatan Sesenapadang, tumbang sekitar pukul 22.15 Wita, Sabtu (13/6). Rumah milik Marempang (83) dan Yermia (50) menjadi sasaran reruntuhan batang dan ranting pohon tersebut.
Kapolsek Mamasa, Iptu Ana Yudi Hayato, menyebut satu rumah mengalami rusak berat dan satu lainnya rusak sedang. Total sembilan warga yang menghuni kedua rumah itu terpaksa mengungsi ke rumah keluarga.
"Para korban sementara mengungsi ke rumah keluarganya sambil menunggu bantuan," kata Yudi dalam keterangannya, Minggu (14/6).
Berbeda dengan musibah pohon tumbang yang kerap dipicu cuaca ekstrem, insiden ini murni faktor usia. Yudi menegaskan tidak ada angin kencang atau hujan deras saat kejadian.
"Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pohon tumbang tidak disebabkan oleh angin kencang atau hujan deras, melainkan diduga akibat faktor usia pohon yang sudah sangat tua dan lapuk," ungkapnya.
Pohon yang tumbang dari seberang rumah korban juga menimpa kabel listrik milik PLN. Demi keamanan petugas, pemadaman listrik sementara dilakukan di seluruh wilayah Kecamatan Sesenapadang.
"Pohon yang berasal dari seberang rumah korban tersebut juga menimpa kabel listrik milik PLN, sehingga menyebabkan pemadaman listrik sementara di wilayah Kecamatan Sesenapadang demi keamanan dan proses perbaikan," jelas Yudi.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi pohon dan perbaikan jaringan listrik masih berlangsung. Warga yang rumahnya rusak masih menunggu bantuan dari pemerintah setempat.