SULAWESI BARAT — Angka tersebut menjadi sinyal positif bagi penyelenggara di tengah persiapan yang terus dimatangkan. Dari total tiket yang disediakan untuk akhir pekan balap di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, hampir separuhnya sudah berpindah tangan ke para penggemar MotoGP.
Indah Dhamayanti Putri mengungkapkan bahwa pihaknya tidak hanya fokus pada sirkuit, tetapi juga pengalaman secara keseluruhan. "Gelaran kelima ini bakal dikemas lebih menarik," ujarnya, memberikan sinyal bahwa ada pembaruan signifikan yang disiapkan untuk menarik minat penonton, baik dari dalam maupun luar negeri.
Kemasan baru ini menjadi krusial. Setelah beberapa kali menggelar seri MotoGP, tantangannya kini adalah bagaimana menjaga antusiasme tetap tinggi. Angka 42 persen yang dicapai lebih awal menunjukkan animo besar, namun daya tarik acara tetap harus dijaga agar target penjualan penuh tercapai.
Bagi NTB, MotoGP bukan sekadar ajang olahraga. Event ini adalah etalase utama pariwisata daerah di mata dunia. Dengan tingkat okupansi hotel dan pergerakan ekonomi yang biasanya meningkat drastis saat musim balap, penjualan tiket yang sehat menjadi indikator awal dampak ekonomi yang akan dirasakan masyarakat lokal.
Kepastian kemasan baru ini diharapkan mampu mendongkrak sisa tiket yang belum terjual. Para calon penonton yang masih ragu biasanya menunggu pengumuman detail hiburan dan rangkaian acara pendukung sebelum memutuskan membeli.
Seri MotoGP Indonesia 2026 dijadwalkan berlangsung di Pertamina Mandalika International Street Circuit. Dengan sisa waktu dua bulan, tim promosi akan terus menggenjot penjualan melalui berbagai kanal, termasuk paket wisata terintegrasi.
Pencapaian 42 persen ini menjadi modal berharga. Jika tren positif ini berlanjut, bukan tidak mungkin tiket akan habis terjual jauh sebelum hari balapan, mengulang kesuksesan seri-seri sebelumnya yang selalu ramai dipadati penonton.