MAMUJU — PT Pertamina (Persero) resmi memberlakukan harga baru bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di Sulawesi Barat mulai 1 Agustus 2026. Penyesuaian ini membawa kabar baik bagi pengguna kendaraan bermotor di provinsi tersebut karena tiga jenis BBM unggulan mengalami penurunan harga.
Berdasarkan informasi dari laman resmi Pertamina, harga Pertamax di Sulawesi Barat turun dari Rp 16.600 menjadi Rp 16.300 per liter. Adapun Pertamax Turbo dipangkas lebih dalam, dari Rp 19.750 menjadi Rp 18.700 per liter atau turun Rp 1.050.
Penurunan Harga BBM Nonsubsidi di Sulawesi Barat
Kebijakan penurunan harga ini merupakan bagian dari evaluasi bulanan yang dilakukan Pertamina mengikuti fluktuasi harga minyak dunia. Selain Pertamax dan Pertamax Turbo, harga Pertamax Green juga mengalami penyesuaian, meski produk tersebut tidak tercantum dalam daftar resmi untuk wilayah Sulawesi Barat.
Berikut daftar lengkap harga BBM Pertamina yang berlaku di Sulawesi Barat per 1 Agustus 2026:
- Pertalite: Rp 10.000 per liter
- Pertamax: Rp 16.300 per liter
- Pertamax Pertashop: Rp 16.200 per liter
- Pertamax Turbo: Rp 18.700 per liter
- Pertamina Dex: Rp 21.650 per liter
- Dexlite: Rp 20.150 per liter
- Solar Subsidi: Rp 6.800 per liter
BBM Subsidi dan Nonsubsidi Tidak Berubah
Untuk jenis BBM tertentu seperti Pertalite dan Solar Subsidi, pemerintah memutuskan untuk tidak mengubah harga. Kedua produk tersebut masing-masing tetap dijual Rp 10.000 dan Rp 6.800 per liter. Begitu pula dengan Dexlite dan Pertamina Dex yang harganya masih sama dengan periode Juli 2026.
Kebijakan ini berlaku serentak di seluruh Indonesia, termasuk Sulawesi Barat. Pertamina memastikan pasokan BBM dalam kondisi aman dan memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode penyesuaian harga ini.
Penurunan harga BBM nonsubsidi diharapkan dapat meringankan beban biaya operasional bagi pelaku usaha transportasi dan logistik di Sulawesi Barat. Sementara itu, konsumen yang menggunakan kendaraan pribadi juga akan merasakan dampak langsung dari penghematan biaya bahan bakar harian.
Masyarakat dapat memantau informasi harga terbaru melalui aplikasi MyPertamina atau situs resmi Pertamina untuk mendapatkan data yang lebih akurat dan terkini.