Bhabinkamtibmas Turun Tangan Tangani Serangan Buaya di Sungai Batu Sitanduk, Satu Warga Tobadak Tewas

Penulis: Puguh Triyono  •  Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:03:01 WIB
Personel Bhabinkamtibmas memeriksa kondisi korban serangan buaya di Sungai Batu Sitanduk, Desa Tobadak, Mamuju Tengah.

MAMUJU TENGAH — Peristiwa tragis terjadi di Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat. Seorang warga bernama Ahmad Ali Wahid bin Wahid tewas setelah diterkam buaya saat mandi di Sungai Batu Sitanduk pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 17.00 WITA.

Korban diketahui mandi bersama kakaknya, Sindi, iparnya Wawan, serta keponakannya. Serangan terjadi secara tiba-tiba saat korban berada di dalam air. Kakak dan ipar korban sempat berupaya memberikan pertolongan dan melepaskan korban dari gigitan buaya, namun usaha tersebut gagal.

Korban Terbawa Arus Selama 45 Menit

Setelah berhasil lepas dari pertolongan, korban justru terbawa buaya mengikuti aliran sungai selama kurang lebih 45 menit. Warga yang mengetahui kejadian itu langsung melakukan pencarian dan upaya evakuasi secara mandiri.

Korban akhirnya ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa. Dari hasil pemeriksaan, terdapat luka gigitan pada bagian pinggul kiri dan kanan, luka pada lengan kiri, serta luka di bagian belakang tubuh korban.

Langkah Cepat Polri dan Imbauan untuk Warga

Menindaklanjuti insiden ini, personel Polri bergerak cepat mendatangi rumah duka untuk melakukan pengecekan kondisi dan luka korban. Polri juga berkoordinasi dengan pihak keluarga dan pemerintah desa agar penanganan kejadian berjalan lancar.

Kapolres Mamuju Tengah AKBP Ari Prayitno, S.I.K., M.I.K., melalui IPTU Alam Syah, S.H., M.M., menyampaikan apresiasi atas respons cepat personel di lapangan.

“Polri hadir untuk memberikan pelayanan dan memastikan setiap kejadian yang menyangkut keselamatan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti. Kami juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas di lokasi sungai yang diketahui berpotensi membahayakan,” ujarnya.

Koordinasi Antisipasi Habitat Buaya

Sebagai langkah pencegahan, Polres Mamuju Tengah akan berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Tobadak dan instansi terkait untuk mengantisipasi keberadaan buaya di sekitar Sungai Batu Sitanduk. Langkah ini mencakup pemantauan dan edukasi kepada masyarakat.

Masyarakat diminta untuk tidak melakukan aktivitas mandi, mencuci, maupun kegiatan lain di sekitar sungai yang berpotensi menjadi habitat buaya, khususnya di lokasi yang diketahui memiliki risiko serangan satwa liar. Polri bersama pemerintah dan instansi terkait akan terus memberikan edukasi guna mencegah terulangnya kejadian serupa dan menjaga keselamatan warga.

Reporter: Puguh Triyono
Sumber: sulbarpedia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top