MAJENE — dr. Firyal Iftinanda, lulusan Universitas YARSI Jakarta, kini resmi bertugas di Puskesmas Malunda. Kehadirannya menambah jumlah dokter yang melayani di puskesmas tersebut menjadi empat orang.
Rincian komposisi tenaga dokter di Puskesmas Malunda saat ini terdiri dari dua dokter berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), satu dokter kontrak daerah, dan satu dokter kontrak BLUD. Penambahan ini dinilai sebagai indikator positif dalam upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan di wilayah pesisir Sulawesi Barat itu.
Kepala Puskesmas: Waktu Tunggu Pasien Bisa Diminimalisir
Kepala Puskesmas Malunda, Irwan MD, S.Kep, menyambut baik bergabungnya tenaga medis baru tersebut. Ia menyebut langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang manajemen puskesmas untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
"Alhamdulillah, kehadiran dr. Firyal Iftinanda menjadi tambahan energi baru bagi Puskesmas Malunda. Ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat pelayanan kesehatan kepada masyarakat," ujar Irwan dalam keterangan yang diterima redaksi, baru-baru ini.
Irwan menambahkan, dengan bertambahnya jumlah dokter, pihaknya menargetkan waktu tunggu pasien dapat diminimalisir. Masyarakat diharapkan memperoleh pelayanan yang lebih maksimal dan merata.
Skema BLUD Jadi Solusi Keterbatasan Tenaga Medis
Mekanisme kontrak melalui BLUD menjadi salah satu solusi yang ditempuh Puskesmas Malunda untuk mengatasi keterbatasan tenaga dokter. Selama ini, sebagian puskesmas di daerah kerap kesulitan merekrut dokter spesialis maupun umum karena terbatasnya formasi PNS.
"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Kehadiran dokter baru ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan kerja sama seluruh jajaran Puskesmas Malunda dalam memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, humanis, dan berkualitas kepada masyarakat," tambah Irwan.
Sambutan Hangat dari Tenaga Kesehatan dan Warga
Kehadiran dr. Firyal disambut hangat oleh para dokter yang telah lebih dulu bertugas, tenaga kesehatan, serta masyarakat setempat. Masyarakat Malunda berharap penambahan tenaga dokter ini dapat memperkuat akses layanan kesehatan dasar, terutama bagi warga yang selama ini kesulitan mendapatkan pelayanan cepat.
Puskesmas Malunda sendiri melayani ribuan warga di Kecamatan Malunda dan beberapa desa penyangga. Dengan tambahan satu dokter umum, rasio tenaga medis terhadap jumlah pasien diharapkan semakin ideal.