Pencarian

BYD Targetkan Posisi Puncak Produsen Mobil Global pada 2030, Siapkan Gelombang Teknologi Anyar

Kamis, 11 Juni 2026 • 05:20:31 WIB
BYD Targetkan Posisi Puncak Produsen Mobil Global pada 2030, Siapkan Gelombang Teknologi Anyar
Wang Chuanfu optimistis BYD melampaui target ekspor 1,6 juta unit pada 2026.

SULAWESI BARAT — Wang Chuanfu menyebut produk BYD saat ini sudah mampu bersaing di berbagai negara berkat kombinasi harga kompetitif dan teknologi canggih. Ia menilai momentum ekspansi internasional tengah berpihak pada pabrikan asal China. Untuk tahun ini, BYD sebelumnya memasang target penjualan luar negeri sebanyak 1,6 juta unit, namun Wang optimistis angka itu bisa terlewati.

Strategi Lokalisasi dan Target 1,6 Juta Unit Ekspor

Meski mengejar volume besar, Wang menegaskan ekspansi global BYD tidak sekadar mengejar angka jangka pendek. Perusahaan mengedepankan strategi lokalisasi di berbagai negara untuk membangun pertumbuhan yang stabil dan berkelanjutan. “Langkah ini penting untuk menciptakan hubungan yang saling menguntungkan dengan pasar setempat,” ujar Wang dalam paparannya.

Pendekatan ini dinilai krusial mengingat persaingan ketat di pasar otomotif global. BYD tidak hanya mengandalkan volume dari pasar domestik China yang sudah kuat, tetapi juga memperkuat basis produksi dan distribusi di kawasan lain.

3,15 Juta Unit Sudah Terkoneksi, Data 200 Juta Km per Hari

Di sisi teknologi, BYD mengklaim telah memiliki sekitar 3,15 juta kendaraan yang dibekali teknologi intelligent driving dan beroperasi di seluruh dunia. Dari armada tersebut, perusahaan mengumpulkan data perjalanan hingga 200 juta kilometer setiap harinya. Wang menyebut data ini menjadi aset vital untuk mengembangkan sistem mengemudi otonom masa depan.

Ia memproyeksikan teknologi autonomous driving Level 3 (L3) dan Level 4 (L4) akan hadir lebih cepat dari prediksi banyak kalangan. “Begitu regulasi tersedia, BYD akan melesat dengan cepat,” tegas Wang, dikutip dari Carnewschina, Rabu (10/6/2026).

Pusat Pelatihan Global dan Teknologi Baru untuk Segmen Premium

Untuk mendukung implementasi teknologi tersebut, BYD telah mendirikan pusat pelatihan di Eropa, Amerika Selatan, Asia Tenggara, dan Timur Tengah. Wang menekankan bahwa teknologi akan menjadi fondasi utama untuk memperkuat posisi BYD di segmen premium. Di sejumlah pasar seperti Australia, Eropa, dan Amerika Selatan, merek ini mulai dipandang sebagai pemain premium.

“Mobil adalah alat transportasi yang berkaitan dengan keselamatan jiwa, sehingga kita harus kembali pada esensi teknologi,” kata Wang. Ia juga mengungkapkan bahwa BYD tengah menyiapkan gelombang teknologi baru yang akan diperkenalkan pada tahun depan, yang diyakini bisa meningkatkan nilai merek dan profitabilitas setiap unit kendaraan.

Blade Battery Generasi Kedua dan Teknologi Pengisian Ultra-Cepat

Ke depan, BYD akan mengandalkan sederet inovasi andalan untuk mencapai target puncak industri. Inovasi tersebut mencakup Blade Battery generasi kedua, teknologi pengisian daya ultra-cepat, serta teknologi eksklusif lain yang masih dalam tahap pengembangan. Dengan pertumbuhan pasar domestik dan internasional yang sama-sama kuat, Wang yakin BYD bisa menempati posisi produsen mobil terbesar dunia pada 2030.

Bagikan
Sumber: otomotif.kompas.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks