MAMUJU TENGAH — SPPG Dapur Kamansi hadir sebagai bagian dari upaya pemenuhan gizi bagi pelajar di wilayah terpencil Mamuju Tengah. Setiap hari, tim dapur menyiapkan menu yang telah disesuaikan dengan standar gizi pemerintah, mulai dari kebersihan bahan baku hingga nilai nutrisi yang dibutuhkan siswa.
Pengelola SPPG Kamansi, Peni Eldiana, memastikan seluruh bahan yang digunakan segar dan berkualitas. Menu yang disajikan tidak hanya memenuhi kebutuhan energi harian, tetapi juga dirancang untuk mendukung pertumbuhan fisik dan daya tahan tubuh anak.
Proses Distribusi Dilakukan Secara Teratur
Petugas dapur bekerja secara profesional sejak tahap persiapan, pengolahan, hingga pendistribusian makanan. Proses distribusi dilakukan secara teratur agar seluruh siswa penerima manfaat mendapatkan pelayanan yang optimal.
“Kami menyediakan menu dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang dibutuh oleh tubuh anak-anak. Artinya, AKG-nya tercukupi,” tutup Peni.
Respons Positif dari Masyarakat dan Sekolah
Keberadaan dapur SPPG di Dusun Kamansi mendapat sambutan positif dari masyarakat dan pihak sekolah. Program ini dinilai mampu membantu memenuhi kebutuhan nutrisi peserta didik sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kesehatan anak usia sekolah.
Dengan asupan makanan yang sehat dan seimbang, para siswa diharapkan dapat mengikuti proses belajar mengajar dengan lebih fokus, aktif, dan produktif. Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah.
Investasi untuk Generasi Masa Depan
Kehadiran SPPG Dapur Kamansi menjadi bukti nyata bahwa perhatian terhadap pemenuhan gizi anak merupakan investasi penting untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda di Mamuju Tengah. Program penyediaan makanan bergizi ini diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan di Kabupaten Mamuju Tengah.