MAMUJU — Polda Sulawesi Barat tidak hanya bicara soal keamanan dan ketertiban. Melalui Biddokkes, mereka menghadirkan layanan kesehatan gratis yang menyasar anak-anak di tingkat pra sekolah. Langkah ini dinilai strategis untuk mendeteksi dini gangguan tumbuh kembang yang kerap tidak disadari orang tua.
Pemeriksaan Dasar hingga Edukasi Gizi untuk Orang Tua
Dalam kegiatan yang digelar di Desa Bambu itu, anak-anak mendapatkan pemeriksaan kesehatan dasar. Mulai dari pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan gigi, hingga skrining awal kondisi fisik lainnya. Tidak hanya itu, para orang tua yang hadir juga mendapat edukasi langsung tentang pola hidup sehat dan pentingnya gizi seimbang.
Kabiddokkes Polda Sulbar, Kombes Pol dr. Effri Susanto, menekankan bahwa kesehatan anak adalah investasi jangka panjang yang tidak boleh diabaikan. Menurutnya, pemantauan berkala sangat penting untuk menangani potensi gangguan sejak dini.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu masyarakat dalam memantau kesehatan anak-anak sejak usia dini. Pemeriksaan kesehatan secara berkala sangat penting untuk mendeteksi berbagai potensi gangguan kesehatan sehingga dapat segera ditangani,” ujar Kombes Pol dr. Effri Susanto.
Mendekatkan Polri ke Masyarakat Lewat Pelayanan Kemanusiaan
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini memang tidak hanya diisi dengan upacara atau pengamanan. Polda Sulbar sengaja merancang agenda yang langsung menyentuh kebutuhan dasar warga. Bagi warga Desa Bambu, kehadiran tim medis dari Biddokkes menjadi angin segar—terutama bagi keluarga yang kesulitan mengakses layanan kesehatan karena biaya.
Kombes Pol dr. Effri Susanto menambahkan, momentum ini menjadi sarana bagi Polri untuk semakin dekat dengan masyarakat. Ia berharap kehadiran polisi tidak hanya dirasakan dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Kehadiran Polri diharapkan tidak hanya dirasakan dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tambahnya.
Edukasi Preventif Jadi Kunci
Selain pemeriksaan fisik, para orang tua mendapatkan pemahaman tentang pentingnya pencegahan penyakit. Edukasi yang diberikan mencakup pemenuhan gizi seimbang dan pemantauan tumbuh kembang anak secara mandiri di rumah. Langkah preventif ini dinilai lebih efektif ketimbang menunggu anak jatuh sakit baru berobat.
Masyarakat yang hadir menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka mengaku terbantu karena bisa memastikan kondisi kesehatan anak tanpa harus mengeluarkan biaya. Kegiatan serupa direncanakan akan berlanjut di titik-titik lain di Sulawesi Barat selama masa peringatan Hari Bhayangkara.