MAMUJU — Dispoparekraf Sulawesi Barat menggelar rapat pemantapan pelaksanaan Seleksi Wirasena Youth Camp Tahun 2026 di Ruang Rapat kantor dinas, Senin (27/1). Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari Sosialisasi Nasional Program Pelayanan Kepemudaan Tahun 2026 yang digelar Kemenpora pada 20 Juli 2026.
Strategi Sosialisasi hingga Enam Kabupaten
Rapat dipimpin Kepala Bidang Pelayanan Kepemudaan Dispoparekraf Sulbar, Karnoto, dan dihadiri Sekretaris Dispoparekraf, Andi Saiful Rauf, pejabat fungsional, staf, serta Tim Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Dispoparekraf. Pertemuan membahas langkah teknis seleksi, strategi sosialisasi, kesiapan administrasi, hingga dukungan sistem pendaftaran dan publikasi.
Karnoto menekankan pentingnya penyebarluasan informasi hingga ke enam kabupaten. “Kita ingin memastikan kesempatan ini diketahui oleh seluruh pemuda Sulawesi Barat. Karena itu, proses sosialisasi harus dilakukan secara maksimal agar putra-putri terbaik dari enam kabupaten memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi dan berkompetisi di tingkat nasional,” ujarnya.
Cara Daftar: Via Laman Resmi Kemenpora
Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui laman resmi kemenpora.go.id pada menu layanan Wirasena Youth Camp. Dispoparekraf juga akan memperkuat koordinasi dengan perangkat daerah yang membidangi kepemudaan di setiap kabupaten, serta memanfaatkan kanal media sosial dan grup WhatsApp ASN sebagai media publikasi.
Program ini disebut Karnoto sejalan dengan misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.
Kesiapan Administrasi dan Kepanitiaan
Sekretaris Dispoparekraf Sulbar, Andi Saiful Rauf, mengingatkan pentingnya kesiapan administrasi dan koordinasi lintas daerah. Ia meminta surat pemberitahuan segera disampaikan secara resmi ke seluruh pemerintah kabupaten, sekaligus menuntaskan pembentukan kepanitiaan dan pembagian tugas. “Persiapan yang matang akan menentukan kualitas pelaksanaan seleksi. Seluruh tahapan administrasi, koordinasi, dan pembagian peran harus diselesaikan lebih awal agar proses berjalan tertib, transparan, dan akuntabel,” kata Andi.
Kadis: Bukan Sekadar Ajang Seleksi, Tapi Ruang Pembelajaran
Secara terpisah, Kepala Dispoparekraf Sulbar Bau Akram Dai menegaskan bahwa Wirasena Youth Camp merupakan peluang strategis untuk membentuk generasi muda yang memiliki karakter kepemimpinan, semangat kebangsaan, dan kepedulian sosial. “Kami mengajak pemuda Sulawesi Barat agar tidak ragu mengikuti Wirasena Youth Camp Tahun 2026. Ini bukan sekadar ajang seleksi, tetapi ruang pembelajaran untuk mengembangkan kapasitas diri, memperluas jejaring, serta membangun karakter kepemimpinan yang akan menjadi bekal dalam berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa,” tegas Bau Akram. Pemerintah provinsi, kata dia, siap mendukung pelaksanaan program ini agar berjalan sukses dan melahirkan wakil terbaik dari Sulawesi Barat.