Pencarian

BPBD Sulbar Perkuat Edukasi Karhutla di 6 Kabupaten, Warga Diminta Tak Bakar Lahan Saat Kemarau

Senin, 03 Agustus 2026 • 19:55:31 WIB
BPBD Sulbar Perkuat Edukasi Karhutla di 6 Kabupaten, Warga Diminta Tak Bakar Lahan Saat Kemarau
BPBD Sulbar memperketat pemantauan wilayah rawan karhutla selama musim kemarau di enam kabupaten.

MAMUJU — BPBD Sulawesi Barat memastikan kesiapsiagaan personel dan pemantauan wilayah rawan karhutla diperketat sepanjang musim kemarau. Kepala Pelaksana Harian BPBD Sulbar Muhammad Yasir Fattah menegaskan bahwa penguatan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam pengurangan risiko bencana.

"Kami terus memperkuat langkah-langkah mitigasi bencana melalui edukasi, kolaborasi dan keterlibatan aktif masyarakat," kata Yasir Fattah di Mamuju, Senin.

Edukasi Warga Jadi Benteng Pertama Pencegahan Karhutla

BPBD tidak hanya mengandalkan respons cepat saat kebakaran terjadi. Sosialisasi bahaya karhutla dan penyebaran informasi kebencanaan terus diintensifkan ke seluruh lapisan masyarakat. Koordinasi dengan pemerintah kabupaten, pemerintah desa, TNI/Polri, Manggala Agni, serta relawan dilakukan sebagai bagian dari penguatan kolaborasi.

Yasir menjelaskan, dampak karhutla tidak sekadar merusak lingkungan. Kabut asap yang ditimbulkan mengancam kesehatan masyarakat, menurunkan kualitas ekosistem, dan berpotensi memicu kerugian ekonomi serta sosial yang luas.

"Upaya pencegahan harus dimulai dari peningkatan pemahaman masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membakar sampah sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api," ujarnya.

Pemkab Polman Terbitkan Imbauan Resmi untuk Juli-September 2026

Di tingkat kabupaten, Bupati Polewali Mandari H Samsul Mahmud telah menerbitkan Surat Imbauan Nomor B-125/300.2.3/BPBD/VII/2026. Surat tersebut mengajak seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran selama periode Juli hingga September 2026.

Seluruh camat, lurah, dan kepala desa diinstruksikan untuk mengedukasi warganya secara langsung. Beberapa poin utama yang ditekankan antara lain larangan membuka lahan dengan cara membakar, kehati-hatian saat membakar sampah, pemeriksaan instalasi listrik, serta mematikan sumber api sebelum meninggalkan rumah.

Penanggulangan Karhutla Tanggung Jawab Bersama

Yasir menegaskan bahwa upaya pencegahan tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat untuk menjaga Sulawesi Barat tetap aman dari bencana asap.

"Penanggulangan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Dengan edukasi yang berkelanjutan, kolaborasi yang kuat dan kepedulian seluruh masyarakat, kita dapat menjaga Sulbar tetap aman dan tangguh menghadapi bencana," tegasnya.

Masyarakat yang menemukan tanda-tanda kebakaran diminta segera melapor ke pihak berwenang setempat agar api dapat dipadamkan sebelum meluas.

Follow halosulbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks