SULAWESI BARAT — Sebanyak puluhan balita perwakilan dari 16 kelurahan di Padang Panjang, Sumatra Barat, menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh di Auditorium Mifan, Selasa (4/8/2026). Kegiatan ini merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan setempat dengan Tim Penggerak PKK.
Pemeriksaan menyasar dua rentang usia, yaitu 6–23 bulan dan 24–59 bulan. Tim medis yang bertugas terdiri dari dokter umum, dokter gigi, spesialis gizi, dan bidan puskesmas.
Penilaian tidak hanya berfokus pada kondisi fisik, tetapi juga status gizi dan tingkat responsivitas perkembangan anak.
Mengapa Deteksi Dini Tumbuh Kembang Itu Krusial?
Ketua TP-PKK Kota Padang Panjang, Maria Feronika Hendri Arnis, menegaskan bahwa pemantauan rutin di masa awal pertumbuhan anak sangat penting. Tujuannya jelas: mendeteksi potensi gangguan kesehatan sedini mungkin.
"Lomba Balita Sehat ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota dalam mendukung terwujudnya generasi anak yang sehat, berkualitas, serta memiliki tumbuh kembang yang optimal," ujarnya.
Bukan Sekadar Lomba, tapi Edukasi untuk Orang Tua
Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang, Sonya Themiarto, menjelaskan bahwa pemantauan di tingkat kelurahan ini punya fungsi ganda. Selain memastikan kesehatan balita, kegiatan ini menjadi sarana edukasi langsung bagi orang tua.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan setiap balita memperoleh pemantauan kesehatan dan tumbuh kembang yang optimal, sekaligus meningkatkan kesadaran orang tua akan pentingnya gizi, imunisasi, dan stimulasi perkembangan anak sejak usia dini,” kata Sonya.
Kunci Cegah Stunting: Peran Aktif Orang Tua dan Tenaga Kesehatan
Sonya menambahkan, keberhasilan tumbuh kembang anak tidak bisa dipisahkan dari keterlibatan orang tua. Pemenuhan gizi seimbang, kelengkapan imunisasi, dan pemeriksaan rutin adalah tiga pilar utama yang harus berjalan beriringan.
Dengan kolaborasi aktif antara orang tua dan tenaga kesehatan, upaya mencetak generasi bebas stunting dan tumbuh optimal di Padang Panjang bisa tercapai. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa menjangkau lebih banyak balita di masa mendatang.