MAMUJU — Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang memangkas berbagai pos belanja daerah, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat justru memperluas jangkauan program beasiswa pendidikan pada tahun kedua kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka. Total penerima beasiswa tahun 2026 mencapai 1.040 orang, terdiri dari penerima baru dan mahasiswa lanjutan.
Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sulbar, Murdanil, mengungkapkan bahwa komitmen terhadap sektor pendidikan tidak luntur meski APBD 2026 hanya sekitar Rp 1,6 triliun. “Investasi pendidikan tidak bisa dirasakan hari ini tapi kedepan Insyaallah masyarakat Sulawesi Barat makin pintar dan cerdas,” ujarnya di Mamuju, Minggu (6/9).
Lonjakan Pendaftar Capai 2.531 Orang, Kuota Awal Hampir Tiga Kali Lipat
Antusiasme masyarakat terhadap program ini sangat tinggi. Data Biro Pemkesra mencatat, pendaftaran yang dibuka melalui laman beasiswa.sulbarprov.go.id sejak 1 Maret hingga 30 April 2026 diramaikan oleh 2.531 calon pendaftar. Dari jumlah tersebut, sebanyak 908 orang berhasil menyelesaikan dan mengirimkan berkas pendaftaran secara lengkap.
Proses seleksi berlanjut ke tahap verifikasi berkas dan masa sangga selama kurang lebih dua minggu untuk memperbaiki dokumen yang keliru. Pada 9 Juni 2026, sebanyak 570 orang dinyatakan lolos verifikasi administrasi dan berhak mengikuti rapat kelayakan Komite Beasiswa yang melibatkan BPKAD, Baperida, Inspektorat, Dinas Pendidikan, Dinkes, Dukcapil, Dinsos, Disporq, Biro Hukum, dan Biro Pemkesra.
SK Gubernur Terbit, Kuota Melebar Jadi 524 Orang
Hasil rapat komite merekomendasikan penambahan kuota secara signifikan. Awalnya hanya tersedia 203 kursi, namun dengan memperhitungkan variasi Uang Kuliah Tunggal (UKT) tanpa mengubah pagu anggaran Rp 7 miliar, jumlah penerima baru ditetapkan menjadi 524 orang melalui SK Gubernur Nomor 483 Tahun 2026 yang diteken pada 10 Juli 2026.
“Kami memaksimalkan dengan sekuat tenaga dan pikiran untuk betul-betul memperhitungkan setiap anggaran bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Sulbar,” kata Murdanil menegaskan mekanisme pembiayaan yang efisien tersebut.
Rincian Penerima: Dari Program Diploma Hingga Doktor
Selain 524 penerima baru, pemerintah juga memverifikasi mahasiswa lanjutan dari tahun sebelumnya. Sebanyak 296 orang dinyatakan berhak melanjutkan penerimaan beasiswa. Tambahan lainnya berasal dari kerja sama kampus dengan kriteria tidak mampu dan berprestasi, mencakup 26 mahasiswa Kedokteran Unsulbar, 69 orang STAIN Majene, 30 orang Tomakaka Mamuju, 26 orang Ambo Dalle Polman, 22 orang Unasma, 22 orang Unimaju, serta 25 orang dari Politekes Mamuju.
Jika dikalkulasi, total 1.040 penerima manfaat tersebut tersebar di berbagai jenjang pendidikan. Data menunjukkan rincian terdiri dari 19 orang jenjang Diploma, 872 orang Sarjana, 126 orang Magister, 19 orang Doktor, dan 4 orang jenjang Profesi.
Harapan Gubernur: Segera Selesaikan Studi dan Bangun Daerah
Murdanil menyampaikan pesan Gubernur Suhardi Duka agar para penerima memanfaatkan kesempatan ini sebagai motivasi untuk menyelesaikan pendidikan tepat waktu. Para lulusan nantinya diharapkan dapat kembali berkontribusi memajukan Sulawesi Barat. “Semoga beasiswa ini bisa dimanfaatkan dengan baik, bisa menjadi motivasi agar segera menyelesaikan studinya dan kembali membagunan Sulawesi Barat,” pungkasnya.