Pencarian

PLN Pasok 438 MW untuk MotoGP Mandalika 2026, Cadangan 47 MW

Sabtu, 03 Oktober 2026 • 10:21:01 WIB
PLN Pasok 438 MW untuk MotoGP Mandalika 2026, Cadangan 47 MW
PLN menyiagakan daya mampu 438 MW untuk MotoGP Mandalika 2026 dengan cadangan 47 MW.

SULAWESI BARAT — PT PLN (Persero) menyiapkan daya mampu pasok 438 megawatt (MW) untuk MotoGP Mandalika 2026 yang berlangsung 9–11 Oktober di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Beban puncak sistem kelistrikan Lombok selama balapan diproyeksikan 391 MW, menyisakan cadangan daya 47 MW. PLN mengerahkan lebih dari 500 personel siaga demi menjaga pasokan tetap stabil selama event internasional itu.

Paragraf pembuka: Kesiapan kelistrikan itu ditandai lewat Apel Siaga Keandalan Pembangkit yang digelar PLN di Mandalika. Ratusan petugas diterjunkan untuk mengawal pembangkit, pasokan energi primer, peralatan pendukung, sampai sistem pengendalian listrik di titik-titik prioritas. Bagi PLN, MotoGP bukan sekadar agenda olahraga — ini pertaruhan reputasi karena Lombok bakal jadi pusat perhatian dunia selama tiga hari.

Dukungan Pemerintah Daerah dan Komitmen PLN

Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, menilai listrik adalah komponen penentu suksesnya rangkaian balapan. Ia menyebut kesiapan PLN sudah disiapkan secara menyeluruh.

"Kami mengapresiasi kesigapan PLN yang telah mempersiapkan sistem kelistrikan secara menyeluruh. Dukungan kelistrikan yang andal menjadi salah satu faktor penting dalam menyukseskan penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 karena Nusa Tenggara Barat akan menjadi perhatian dunia internasional," ujar Muhamad Iqbal dalam keterangan tertulis, Sabtu (3/10/2026).

Dari sisi internal, Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Rizal Calvary Marimbo menegaskan perusahaan tidak setengah-setengah mengawal kompetisi balap skala global tersebut. Menurut dia, kesiapan pembangkit adalah fondasi utama menjaga pasokan tetap andal.

"Ajang internasional seperti MotoGP membutuhkan dukungan kelistrikan dengan tingkat keandalan yang tinggi. Karena itu, seluruh aspek pembangkitan kami pastikan dalam kondisi siap, mulai dari unit pembangkit, energi primer, personel, sistem pengendalian, hingga peralatan cadangan," kata Rizal.

Genset hingga Gardu Bergerak Disiagakan di Sirkuit

General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan (UIK) Dwipantara, Sujana, mengungkap sejumlah peralatan cadangan yang sudah diposisikan di kawasan Sirkuit Mandalika. Selain pembangkit utama, PLN telah memobilisasi genset ke lokasi untuk memperkuat keandalan di area sirkuit.

Sebanyak 30 unit kendaraan pendukung serta material cadang gangguan juga telah disiapkan. Tujuannya, mempercepat penanganan jika terjadi kondisi darurat. Secara total, PLN menyiagakan 19 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 7 unit genset, dan 3 Unit Gardu Bergerak (UGB).

"Kami menyiagakan seluruh unit pembangkit dalam kondisi siap operasi dan didukung ketersediaan energi primer yang memadai. Kami juga memperkuat kesiapan di lapangan melalui penempatan genset backup, personel siaga, kendaraan pendukung, serta material cadang gangguan sehingga setiap potensi kondisi abnormal dapat ditangani secara cepat dan terkoordinasi," ujar Sujana.

Inovasi Green Genset Control Room Berbasis Surya

Satu hal yang membedakan kesiapan tahun ini adalah pengoperasian Green Genset Control Room (GGCR) di kawasan Sirkuit Mandalika. Fasilitas itu berfungsi sebagai posko koordinasi sekaligus pemantauan kondisi pembangkitan selama balapan berlangsung. Yang menarik, GGCR dioperasikan memakai energi surya.

Menurut Sujana, kehadiran GGCR membuat proses pemantauan dan pengendalian lebih cepat, terintegrasi, dan responsif. Inovasi itu juga menjadi bagian dari upaya PLN memadukan keandalan operasional dengan pemanfaatan energi yang lebih ramah lingkungan.

"Melalui Green Genset Control Room, proses pemantauan dan pengendalian dapat dilakukan secara lebih cepat, terintegrasi, dan responsif. Inovasi ini juga menjadi bagian dari semangat kami dalam mengintegrasikan keandalan operasional dengan pemanfaatan energi yang lebih ramah lingkungan," ucap Sujana.

Monitoring Berkelanjutan hingga Balapan Usai

PLN tidak berhenti pada penyiagaan peralatan. Pemantauan kondisi infrastruktur kelistrikan dilakukan secara terus-menerus selama rangkaian MotoGP berlangsung. Koordinasi dengan seluruh pihak terkait juga dijaga untuk mengakomodasi kebutuhan daya dan suplai listrik.

Dengan cadangan daya 47 MW, sistem kelistrikan Lombok dinilai punya ruang cukup untuk mengantisipasi lonjakan beban di luar perkiraan. Bagi PLN, keberhasilan menjaga listrik tetap menyala selama MotoGP Mandalika 2026 menjadi pembuktian kapasitas operasional di wilayah Indonesia timur — sekaligus modal menghadapi event-event internasional berikutnya.

Follow halosulbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: medcom.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks