Kebakaran Landa Permukiman Padat di Mamuju, TRC BPBD Sulbar dan Damkar Kerja Keras Padamkan Api

Penulis: Qodri Anwar  •  Selasa, 08 September 2026 | 10:16:01 WIB
Petugas gabungan dari TRC BPBD Sulbar, Damkar, TNI, Polri, dan masyarakat berupaya memadamkan api di permukiman padat Lingkungan Bulutakkang, Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju.

MAMUJU — Upaya pemadaman kebakaran di permukiman warga Lingkungan Bulutakkang, Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, berlangsung cepat berkat kerja sama lintas sektor. TRC BPBD Sulbar, Damkar Mamuju, Damkar Pemprov Sulbar, personel TNI, Polri, hingga masyarakat bahu-membahu mengendalikan api sejak siang hari.

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.10 WITA. Tim gabungan yang tiba di lokasi langsung memfokuskan diri pada pengendalian api agar tidak merembet ke rumah-rumah warga dan area sekitar yang padat permukiman.

Koordinasi Lintas Instansi Jadi Kunci Penanganan

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah, menyebut respons cepat merupakan wujud komitmen lembaganya dalam memperkuat kesiapsiagaan bencana. Ia menegaskan penanganan kejadian darurat tidak bisa berjalan sendiri.

“Setiap kejadian harus direspons dengan cepat dan terkoordinasi. Kita tidak boleh bekerja sendiri. Kolaborasi antara BPBD, Damkar, TNI, Polri dan masyarakat sangat penting untuk memastikan kebakaran dapat dikendalikan dan tidak menimbulkan dampak yang lebih luas,” ujar Yasir Fattah di Mamuju.

Kerja sama itu, lanjut dia, sejalan dengan arahan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka. Instruksinya jelas: penanganan bencana harus cepat, terkoordinasi, dan melibatkan seluruh unsur terkait.

Antisipasi Titik Api Lanjutan Usai Pemadaman

Setelah api berhasil dipadamkan, tim gabungan tidak langsung menarik diri. Mereka melakukan langkah antisipasi untuk mencegah munculnya kembali titik api yang berpotensi memicu kebakaran lanjutan di lokasi kejadian.

Proses pendingunan dan pemantauan area terdampak menjadi prioritas sebelum petugas memastikan situasi benar-benar aman.

Waspada Cuaca Kering, Warga Diminta Tak Bakar Sembarangan

Di tengah kondisi cuaca kering yang melanda, risiko kebakaran hutan, lahan, dan permukiman meningkat. Yasir mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu api.

“Dalam kondisi seperti ini, kewaspadaan masyarakat sangat dibutuhkan. Jangan membakar sembarangan dan segera laporkan jika melihat adanya titik api agar dapat ditangani sedini mungkin,” pungkasnya.

Ia juga meminta warga yang menemukan titik api atau kondisi berbahaya untuk segera melapor kepada petugas agar penanganan bisa dilakukan sebelum api membesar.

Reporter: Qodri Anwar
Sumber: sorotanpena.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top