Wabup Majene Jajaki Potensi Distribusi Ikan di TPI Lappa Sinjai

Penulis: Qodri Anwar  •  Selasa, 05 Mei 2026 | 11:25:18 WIB
Wakil Bupati Majene meninjau aktivitas distribusi ikan di Tempat Pelelangan Ikan Lappa, Sinjai.

SINJAI — Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, menyambut langsung kunjungan kerja Wakil Bupati Majene, Dr. Hj. Andi Rita Mariani Basharoe, di Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Senin (04/05/2026). Pertemuan ini membahas penguatan sektor perikanan melalui optimalisasi pusat pendaratan ikan.

Sebelum bertemu Bupati, rombongan dari Sulawesi Barat tersebut lebih dulu menyambangi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Lappa. Wakil Bupati Majene didampingi sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Majene dan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sinjai, Syamsul Alam, saat meninjau aktivitas ekonomi di lokasi tersebut.

Mengamati Sistem Distribusi Hasil Laut Terbesar

Kunjungan ini difokuskan untuk melihat langsung bagaimana TPI Lappa beroperasi sebagai pusat pendaratan dan pendistribusian hasil laut. Lokasi ini dikenal sebagai magnet ekonomi yang menarik kunjungan masyarakat, baik dari dalam maupun luar Kabupaten Sinjai.

Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, menyatakan apresiasinya atas ketertarikan Pemerintah Kabupaten Majene terhadap tata kelola perikanan di wilayahnya. Menurutnya, TPI Lappa kini bukan sekadar tempat transaksi nelayan, melainkan sudah menjadi rujukan studi bagi pemerintah daerah lain.

"Ke depannya, saya berharap akan banyak investor yang tertarik melakukan kerja sama demi pengembangan TPI Lappa," ujar Ratnawati saat menerima rombongan di rumah jabatan.

Peluang Investasi dan Pengembangan Infrastruktur Perikanan

Pemerintah Kabupaten Sinjai kini tengah mendorong TPI Lappa agar lebih modern untuk meningkatkan nilai tambah bagi nelayan lokal. Statusnya sebagai tempat pelelangan ikan terbesar di Sulawesi Selatan menjadikan kawasan ini sangat potensial untuk pengembangan industri pengolahan hasil laut.

TPI Lappa berlokasi di Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara. Selain menjadi pusat pendaratan ikan segar, kawasan ini telah berkembang menjadi ikon wisata kuliner seafood yang menyokong pendapatan daerah secara signifikan.

Kunjungan kerja Pemkab Majene ini diharapkan membuka pintu kolaborasi distribusi komoditas laut antara Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan. Langkah ini dinilai strategis untuk menjaga stabilitas pasokan ikan dan memperluas jangkauan pasar bagi nelayan di kedua provinsi tersebut.

Reporter: Qodri Anwar
Back to top