MAMUJU — Hubungan kerja sama antara Kepolisian Daerah Sulawesi Barat dan Kejaksaan Tinggi kini fokus pada penguatan koordinasi lintas sektoral. Hal tersebut ditegaskan oleh Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta saat menghadiri seremoni pisah sambut Kajati Sulbar di Hotel Grand Maleo, Selasa (5/5/26).
Dalam kesempatan itu, Kapolda memberikan apresiasi mendalam terhadap pejabat lama atas dedikasi yang diberikan selama bertugas di wilayah hukum Sulawesi Barat. Ia juga menyambut hangat kehadiran pimpinan baru di lingkungan Kejaksaan Tinggi dengan harapan besar terhadap kesinambungan program kerja penegakan hukum.
Kapolda menekankan bahwa Polri dan Kejaksaan merupakan dua institusi yang saling melengkapi dalam menjalankan fungsi perlindungan serta pelayanan masyarakat. Menurutnya, pergantian pimpinan di tubuh kejaksaan merupakan momentum untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, terutama di bidang kepastian hukum.
“Pergantian pimpinan adalah hal yang wajar dalam dinas pemerintahan, namun semangat untuk melayani dan melindungi masyarakat harus tetap sama dan terus ditingkatkan,” ujar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta.
Ia berharap kepemimpinan yang baru mampu membawa institusi Kejaksaan bekerja lebih berimbang. Fokus utama tetap pada penegakan hukum yang profesional dan selalu berpihak pada kebenaran demi menjamin rasa keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat di Sulawesi Barat.
Lebih lanjut, Kapolda menyoroti peran strategis kesatuan pandangan antarlembaga dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kerja sama yang solid di level pimpinan diharapkan mampu meredam potensi gangguan keamanan dan memperlancar proses hukum yang sedang berjalan.
“Saya berharap, di bawah kepemimpinan yang baru, sinergitas antara kedua lembaga ini semakin kokoh, penegakan hukum berjalan dengan lebih profesional, berimbang, dan selalu berpihak pada kebenaran serta keadilan,” tuturnya.
Keselarasan langkah antara Kepolisian dan Kejaksaan dinilai menjadi kunci utama dalam mendukung percepatan pembangunan daerah. Kapolda menambahkan bahwa lingkungan yang aman, damai, dan kondusif merupakan fondasi utama bagi kemajuan ekonomi serta kesejahteraan warga di seluruh wilayah Sulawesi Barat.