MAMUJU — Komisi III DPRD Kabupaten Majene melakukan kunjungan kerja ke kantor Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfo SS) Sulawesi Barat pada Kamis (7/5/2026). Pertemuan ini bertujuan mensinkronkan program teknologi informasi demi mempercepat transformasi digital di tingkat kabupaten.
Rombongan yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Majene Junaedi dan Ketua Komisi III Jasman disambut langsung oleh jajaran pimpinan Kominfo Sulbar. Diskusi tersebut menitikberatkan pada solusi konkret atas kendala infrastruktur jaringan yang selama ini menghambat pelayanan publik di pelosok.
Kepala Dinas Kominfo SS Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, mengungkapkan bahwa persoalan blank spot masih menjadi tantangan besar di sejumlah titik di Sulawesi Barat, termasuk Majene. Pihaknya kini tengah berupaya menjemput dukungan infrastruktur dari pemerintah pusat untuk memperluas jangkauan sinyal.
“Kominfo hadir membantu daerah melalui dukungan internet gratis dari pusat. Kami juga mendorong titik-titik prioritas seperti sekolah, fasilitas kesehatan, dan kantor desa agar mendapatkan akses jaringan yang memadai,” ujar Ridwan.
Penyediaan akses internet gratis ini diprioritaskan untuk wilayah strategis yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar warga. Dengan jaringan yang stabil, diharapkan tata kelola pemerintahan di desa tidak lagi terkendala masalah konektivitas.
Selain infrastruktur fisik, pertemuan tersebut membahas penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Sekretaris Dinas Kominfo SS Sulbar, Riny Hadiwijaya, menekankan pentingnya kolaborasi antar-pemerintah daerah untuk menyukseskan program Panca Daya yang diusung Gubernur Sulbar Suhardi Duka.
“Kami berharap ke depan sinergi dalam pelayanan berbasis digital dan edukasi digital terus ditingkatkan. Kolaborasi antar pemerintah daerah penting untuk mendukung program pusat maupun daerah, termasuk agenda pembangunan dalam Panca Daya yang didorong Gubernur Sulbar Suhardi Duka,” kata Riny.
Implementasi SPBE ditujukan agar birokrasi menjadi lebih transparan, efektif, dan terintegrasi secara elektronik. Hal ini sejalan dengan upaya Pemprov Sulbar dalam memodernisasi layanan publik agar lebih cepat diakses oleh masyarakat luas.
Upaya digitalisasi di Majene tidak hanya berhenti pada pembangunan menara telekomunikasi atau jaringan internet. Kominfo Sulbar juga berkomitmen meningkatkan kompetensi sumber daya manusia melalui berbagai pelatihan literasi digital yang bersumber dari program pusat.
Pelatihan tersebut menyasar berbagai segmen, mulai dari aparatur sipil negara (ASN), pelajar, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ridwan Djafar menyebutkan bahwa penguasaan teknologi menjadi kunci agar infrastruktur yang dibangun dapat dimanfaatkan secara produktif.
Sinergi antara DPRD Majene dan Pemprov Sulbar ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem digital yang merata. Fokus utama tetap pada pelayanan publik yang modern dan kemudahan akses informasi bagi seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Majene.