Aco Fikram S Serahkan Buku Sejarah DI/TII ke Perpusip Sulbar

Penulis: Rendi Kusuma  •  Kamis, 07 Mei 2026 | 22:02:01 WIB
Aco Fikram S menyerahkan buku sejarah gerakan DI/TII kepada Perpusip Sulbar.

MAMUJU — Koleksi literasi sejarah di Sulawesi Barat kini bertambah setelah penulis Aco Fikram S menyerahkan karya terbarunya ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Provinsi Sulbar. Buku tersebut mengulas secara mendalam dinamika gerakan DI/TII di wilayah Mamuju pada periode 1953 hingga 1965.

Penyerahan yang berlangsung pada Kamis (7/5/2026) ini dilakukan langsung di kantor Perpusip Sulbar. Karya bertajuk "Mamuju Dalam Arus Gerakan DI/TII 1953–1965" tersebut diharapkan menjadi rujukan kredibel bagi masyarakat yang ingin mendalami pergolakan politik masa lalu di daerah tersebut.

Apa Isi Buku Sejarah DI/TII Karya Aco Fikram S?

Aco Fikram menjelaskan bahwa penyusunan buku ini melewati proses kajian sejarah dan pengumpulan berbagai sumber primer maupun sekunder. Fokus utamanya adalah menghadirkan pemahaman utuh mengenai perjalanan sosial dan politik masyarakat Mamuju saat berada di tengah arus gerakan DI/TII.

“Karya ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi masyarakat, mahasiswa, peneliti, maupun generasi muda untuk memahami sejarah daerahnya sendiri,” ujar Aco Fikram S saat menyerahkan bukunya.

Kehadiran dokumentasi tertulis ini dianggap krusial untuk menjaga memori kolektif warga Sulawesi Barat. Melalui buku ini, pembaca diajak melihat bagaimana stabilitas daerah diuji selama lebih dari satu dekade pergolakan pada masa silam.

Dukungan Terhadap Program Literasi Pemprov Sulbar

Langkah Aco Fikram juga merupakan pemenuhan amanat Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam. Aturan ini mewajibkan setiap penulis atau penerbit menyimpan karya mereka di lembaga perpustakaan sebagai bagian dari pelestarian khazanah budaya bangsa.

Secara makro, aksi literasi ini berkelindan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, Pemprov Sulbar memprioritaskan pembangunan sumber daya manusia melalui penguatan budaya baca dan pengembangan pengetahuan daerah sebagai fondasi kemajuan.

Pihak Perpusip Sulbar menyambut positif tambahan koleksi ini dan memberikan apresiasi tinggi kepada Aco Fikram. Mereka menilai kontribusi penulis lokal sangat penting dalam menyediakan sumber bacaan sejarah yang edukatif bagi generasi mendatang.

Dengan tersedianya buku ini di perpustakaan daerah, akses publik terhadap data sejarah lokal kini semakin terbuka lebar. Masyarakat umum maupun akademisi dapat memanfaatkannya sebagai bahan riset atau sekadar memperkaya wawasan sejarah tanah Mandar.

Reporter: Rendi Kusuma
Sumber: rakyatsulbar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top