SULAWESI BARAT — Kemenkes kembali membuka kesempatan bagi tenaga ahli untuk memperkuat sistem layanan kesehatan primer dan laboratorium kesehatan masyarakat. Rekrutmen ini dikelola melalui dua inisiatif besar, yaitu SOPHI dan InPULS, yang menjadi prioritas penguatan sistem kesehatan nasional.
Program SOPHI membuka dua posisi dengan masing-masing satu formasi. Keduanya berfokus pada perencanaan dan koordinasi program penguatan layanan kesehatan primer.
Berdasarkan informasi yang diunggah di akun Instagram resmi Kemenkes, setiap posisi memiliki kualifikasi spesifik yang harus dipenuhi. Calon pelamar disarankan memeriksa persyaratan detail untuk masing-masing posisi sebelum mendaftar.
Proses rekrutmen dilakukan secara bertahap. Kemenkes belum merilis jadwal pasti setiap tahapan, namun pelamar diminta memantau pengumuman lanjutan melalui kanal resmi.
Pendaftaran dibuka mulai Mei 2026. Informasi lengkap mengenai tata cara pendaftaran dan tautan aplikasi dapat diakses melalui website resmi Kemenkes atau akun Instagram @kemenkes_ri.
Posisi di program SOPHI dan InPULS membutuhkan pemahaman mendalam tentang tata kelola layanan kesehatan primer dan sistem laboratorium. Pelamar disarankan menyiapkan portofolio proyek perencanaan yang pernah dikelola, serta menguasai kerangka kebijakan kesehatan nasional terkini.
Rekrutmen ini menjadi peluang bagi tenaga ahli yang ingin berkontribusi langsung dalam penguatan fondasi layanan kesehatan Indonesia. Pastikan seluruh dokumen persyaratan telah lengkap sebelum batas akhir pendaftaran.