Pria Asal Polewali Mandar Tewas Dianiaya di Mamuju Tengah, Dua Pelaku Langsung Ditangkap Polisi

Penulis: Rendi Kusuma  •  Sabtu, 23 Mei 2026 | 23:30:25 WIB
Polisi mengamankan dua pelaku penganiayaan yang menyebabkan tewasnya pria asal Polewali Mandar di Mamuju Tengah.

MAMUJU TENGAH — Peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 07.40 WITA, saat aktivitas warga baru dimulai. Korban berinisial LM, warga Dusun Mandar Baru, Desa Bakka-Bakka, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, ditemukan dengan luka parah di lokasi kejadian dan meninggal dunia di tempat.

Kepanikan sempat melanda warga Desa Salugatta. Namun, aparat kepolisian bergerak cepat untuk meredam situasi dan mencegah terjadinya eskalasi massa. Tim Resmob bersama jajaran Polsek setempat langsung mengendus keberadaan terduga pelaku setelah menerima laporan dari masyarakat.

Identitas Pelaku dan Barang Bukti Diamankan

Dua pria yang diduga kuat sebagai pelaku utama penganiayaan berhasil ditangkap tanpa perlawanan berarti. Pelaku pertama adalah NY, 39 tahun, warga Desa Salubarana, Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju. Pelaku kedua adalah RK, 35 tahun, yang berdomisili di Desa Tarailu, Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju.

Petugas juga telah menyisir tempat kejadian perkara untuk mengumpulkan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan para pelaku saat melancarkan aksinya. Saat ini, kedua tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Mamuju Tengah.

Motif Masih Didalami, Polisi Imbau Warga Tenang

Perwakilan kepolisian setempat, IPDA Edward, menegaskan bahwa penanganan kasus ini berjalan secara profesional dan cepat di tingkat penyidikan. “Untuk motif kejadian, saat ini tim penyidik masih melakukan pendalaman secara intensif. Kedua pelaku beserta barang bukti sudah kami amankan di mapolres untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” ujarnya.

Mengingat korban berasal dari luar kabupaten, yakni Polewali Mandar, tragedi ini mendapat atensi serius dari aparat keamanan. Pihak kepolisian langsung mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap tenang dan menahan diri.

Polres Mamuju Tengah juga mengantisipasi adanya gesekan antar-kelompok, penyebaran isu liar, atau tindakan provokasi yang dapat memperkeruh suasana. Warga di wilayah hukum Mamuju Tengah maupun di daerah asal korban di Polewali Mandar diminta tidak mengambil tindakan di luar hukum.

Reporter: Rendi Kusuma
Sumber: indigonews.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top