POLEWALI MANDAR — Jalan berlumpur, bebatuan tajam, dan jembatan rusak membuat ambulans tidak bisa menjangkau Desa Ratte. Warga pun bergotong royong memikul tandu darurat secara bergantian melewati medan berat selama berjam-jam. “Kami tidak punya jalan, tapi kami punya kepedulian. Yang kami tandu ini nyawa manusia,” ujar seorang warga dengan nada haru, sebagaimana dikutip dari karabao.id.
Medan Berat yang Menjadi Jalur Kematian
Perjalanan sejauh kurang lebih 9 kilometer itu ditempuh dalam kondisi cuaca dan medan yang tidak bersahabat. Jalan licin dan berbatu membuat warga harus ekstra hati-hati memikul tandu sambil menahan beban. Sang ibu akhirnya tiba di rumah sakit dalam keadaan selamat, tetapi nyawa bayi yang dikandungnya tak tertolong.
Warga setempat menyebut kerusakan infrastruktur di wilayah Tutar bukan lagi sekadar persoalan pembangunan, melainkan telah mengancam keselamatan jiwa. Akses jalan yang layak, bagi mereka, adalah jalur kehidupan untuk memperoleh pelayanan kesehatan, pendidikan, dan kebutuhan dasar lainnya.
Janji vs Tindakan Nyata di Daerah Terpencil
Kejadian ini memicu keprihatinan luas di masyarakat. Warga menilai kondisi jalan di Tutar telah lama dikeluhkan, namun belum ada penanganan serius dari pemerintah daerah maupun provinsi. “Yang dibutuhkan bukan lagi janji dan wacana, melainkan tindakan nyata agar tragedi serupa tidak kembali terulang,” tegas warga.
Ironisnya, di tengah berbagai program pembangunan yang terus digaungkan, masih ada warga yang harus mempertaruhkan nyawa hanya untuk mencapai rumah sakit. Peristiwa ini menjadi potret nyata ketimpangan pembangunan di daerah terpencil yang hingga kini masih berjuang mendapatkan hak dasar mereka.
Apa Langkah Pemprov Sulbar Selanjutnya?
Masyarakat Tutar kini mendesak pemerintah daerah dan Pemprov Sulawesi Barat segera turun tangan memperbaiki akses jalan menuju desa-desa terpencil. Bagi warga di pelosok Polewali Mandar, jalan yang layak bukan sekadar proyek pembangunan—melainkan penentu hidup dan mati. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari dinas terkait mengenai rencana perbaikan infrastruktur di wilayah tersebut.