MAMUJU — Partai Hanura menggelar Musda IV DPD Sulawesi Barat dan Muscab serentak di Aula Matos, Kabupaten Mamuju, pada Minggu (24/5/2026). Kegiatan bertema “Daerah Berdaya, Indonesia Sejahtera” ini dihadiri Wakil Ketua Umum Bidang Peradaban dan Kebudayaan DPP Hanura, Dr. H. Imam Anshori Saleh, serta Wakil Sekjen DPP Hanura, Ratna.
Andi Dodi Hermawan mengaku penunjukannya sebagai calon tunggal merupakan instruksi langsung dari Ketua Umum DPP Hanura, Oesman Sapta Odang. “Kami hanya diberi waktu dua minggu untuk melaksanakan Musda dan Muscab serentak. Tapi sebagai kader, kami harus siap menjalankan amanah,” katanya saat ditemui di sela acara.
Ia menyebut dirinya dipercaya memimpin Hanura Sulbar karena dianggap memahami kondisi geografis dan dinamika politik di wilayah jazirah Manakarra tersebut. Target utamanya ke depan adalah merapikan struktur organisasi hingga tingkat DPC.
“Target saya bagaimana merapikan struktur organisasi di enam DPC yang ada. Karena waktu kami sangat mepet, sementara tahun depan Hanura sudah masuk tahapan verifikasi faktual,” tutur Andi Dodi. Ia menekankan bahwa konsolidasi internal menjadi prioritas sebelum menghadapi tahapan pemilu berikutnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Hanura Sulbar, Rizal Afriansyah, dalam sambutannya menyoroti perubahan paradigma politik di era digital. “Apakah politik hari ini harus ditafsir sebagai paradigma lama, di mana politik hanya sebagai mesin untuk mencapai kekuasaan. Sekarang kekuasaan harus mampu merespons viralitas dan persepsi publik,” ujarnya.
Rizal berharap Musda tidak hanya menghasilkan keputusan organisasi, tetapi juga gagasan baru agar Partai Hanura tetap relevan di mata masyarakat. “Apapun nanti keputusan Musda, pasti itu yang terbaik. Tetapi secara substansial, Hanura harus tetap hadir sebagai mesin yang mampu mempengaruhi persepsi publik,” lanjutnya.
Ketua panitia, Akbar Pakar, memberikan apresiasi kepada jajaran DPP yang hadir langsung di Sulawesi Barat. “Alhamdulillah beliau jauh-jauh datang ke jazirah Manakarra ini, tanah Sulawesi Barat. Mari kita berikan apresiasi untuk beliau,” ucapnya dalam sambutan pembukaan.
Wakil Ketua Umum DPP Hanura, Dr. H. Imam Anshori Saleh, berharap forum musda mampu melahirkan keputusan yang memperkuat partai di tingkat provinsi. “Harapan saya dengan adanya musyawarah ini bisa melahirkan poin-poin yang bisa memajukan Hanura dan menghasilkan hal yang bagus untuk DPD Hanura Sulbar ke depannya,” katanya.
Musda IV ini menjadi momentum konsolidasi kader Hanura di Sulawesi Barat yang memiliki enam DPC kabupaten/kota. Dengan waktu persiapan yang singkat, kepengurusan baru diharapkan segera bekerja membenahi struktur sebelum tahapan verifikasi faktual dimulai tahun depan.