Keyboard QWERTY Gaya BlackBerry Kembali Tren di 2026, Minimal Phone hingga Unihertz Titan 2 Jadi Pilihan

Penulis: Teguh Prasetyo  •  Selasa, 26 Mei 2026 | 22:13:01 WIB
Ponsel dengan keyboard QWERTY fisik kembali diminati dan meramaikan pasar teknologi pada 2026.

SULAWESI BARAT — Setelah vakum hampir satu dekade, ponsel dengan keyboard QWERTY fisik mulai kembali meramaikan pasar. Tren ini bukan berasal dari BlackBerry sendiri—perusahaan itu sudah lama keluar dari bisnis perangkat keras—melainkan dari vendor independen yang merilis ponsel Android dengan keyboard built-in. Di sisi lain, aksesori keyboard Clicks menawarkan cara alternatif untuk menambahkan keyboard fisik ke ponsel yang sudah dimiliki.

Deretan Ponsel Keyboard QWERTY Terbaru

Beberapa model sudah bisa dipesan atau sudah beredar. Minimal Phone dibanderol USD 449,99 dan mengusung layar e-paper hitam-putih dengan Android 14 serta dukungan Google Play. Sementara itu, Zinwa Q25 dari vendor China Zinwa Technologies mengonversi BlackBerry Classic menjadi perangkat Android 13 seharga sekitar USD 400.

Unihertz menjadi pemain paling aktif lewat seri Titan. Titan 2 yang didanai lewat Kickstarter pada musim panas 2025 berhasil mengumpulkan lebih dari USD 2 juta dari 7.000 pendukung. Penerusnya, Titan 2 Elite dan Titan 2 Elite Pro, diluncurkan di MWC 2026 dan mengumpulkan lebih dari USD 4 juta dari hampir 9.000 pendukung. Kedua model ini kini tersedia untuk pre-order langsung dari Unihertz dengan harga USD 490 dan USD 580.

Spesifikasi Unggulan Titan 2 Elite dan Clicks Communicator

Titan 2 Elite dan Elite Pro sama-sama mengusung layar OLED 4,03 inci dengan refresh rate 120 Hz, dukungan 5G, eSIM, dan microSD. Perbedaan utama ada di prosesor dan penyimpanan: model Pro menggunakan chipset lebih tinggi dengan RAM lebih besar serta storage 512 GB, dua kali lipat dari varian standar 256 GB.

Clicks Communicator hadir sebagai pesaing langsung dengan harga USD 499. Ponsel ini juga memakai layar OLED 4,03 inci, prosesor MediaTek Dimensity 8300, keyboard QWERTY lengkap dengan dukungan input sentuh, dan menjalankan Android 16. Clicks menjanjikan pembaruan software selama lima tahun. Fitur lain termasuk pengisian nirkabel Qi2, jack audio 3,5 mm, dan lampu LED yang bisa dikustomisasi di tombol Prompt Key.

Aksesori Keyboard untuk Pengguna yang Tidak Ingin Ganti Ponsel

Bagi yang enggan membeli ponsel baru, Clicks juga menyediakan aksesori keyboard yang kompatibel dengan beberapa model iPhone dan Android. Aksesori ini memungkinkan pengguna tetap menikmati pengalaman mengetik fisik tanpa harus meninggalkan ponsel utama mereka.

Mengapa Keyboard Fisik Kembali Diminati?

Alasan di balik kebangkitan ini tidak hanya nostalgia. Pengguna yang banyak mengetik—seperti jurnalis, pebisnis, atau pengelola media sosial—kerap mengeluhkan bug keyboard virtual, termasuk masalah yang baru-baru ini dilaporkan pada keyboard iPhone. Keyboard fisik juga memberikan kepastian sentuhan dan mengurangi risiko salah ketik.

Selain itu, ponsel dengan keyboard QWERTY menawarkan diferensiasi di tengah pasar yang didominasi layar penuh tanpa bezel. Bentuknya yang unik bisa menjadi pernyataan gaya tersendiri. Beberapa pengguna juga melaporkan bahwa layar yang lebih kecil pada ponsel ini secara tidak langsung mengurangi waktu konsumsi konten, sehingga cocok sebagai ponsel sekunder untuk komunikasi dan produktivitas.

Minat Pasar Terbukti Lewat Pendanaan Massal

Kesuksesan kampanye Kickstarter Unihertz—dengan lebih dari USD 4 juta terkumpul untuk seri Titan 2 Elite—menunjukkan bahwa permintaan untuk ponsel keyboard fisik bukan sekadar isapan jempol. Ribuan pengguna bersedia merogoh kocek lebih demi mendapatkan perangkat yang menggabungkan fungsionalitas Android modern dengan kenyamanan keyboard QWERTY.

Reporter: Teguh Prasetyo
Sumber: bgr.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top