Gubernur Sulbar Suhardi Duka Bekali 1.476 Patriot Muda di Bogor, Siap Petakan 53 Kawasan Transmigrasi

Penulis: Teguh Prasetyo  •  Senin, 27 Juli 2026 | 14:13:01 WIB
Gubernur Sulbar Suhardi Duka membekali 1.476 Patriot Muda dalam Program Tim Ekspedisi Patriot 2026 di Bogor, Sabtu (26/7/2026).

BOGOR — Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK) menjadi narasumber utama dalam pembekalan 1.476 Patriot Muda yang tergabung dalam Program Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026. Kegiatan yang digelar di Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (26/7/2026) itu merupakan inisiatif Kementerian Transmigrasi untuk mempercepat pembangunan di 53 kawasan transmigrasi yang tersebar di seluruh Indonesia.

Tugas para peserta tidak ringan. Mereka diminta memetakan potensi daerah, mengidentifikasi persoalan masyarakat, serta menyusun rekomendasi berbasis data yang nantinya menjadi bahan kebijakan pengembangan kawasan transmigrasi. Sulawesi Barat menjadi salah satu dari 53 kawasan yang masuk dalam program ini.

Pendidikan dan Kesehatan Jadi Fondasi Pembangunan

Dalam pemaparannya, Suhardi Duka menekankan bahwa pelayanan kesehatan dan pendidikan adalah fondasi utama yang harus diprioritaskan di kawasan transmigrasi. Menurutnya, kolaborasi lintas pihak menjadi kunci agar pembangunan berdampak luas bagi masyarakat.

"Pemerintah daerah selalu memprioritaskan pelayanan kesehatan karena itu merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Selain itu, pelayanan pendidikan juga harus menjadi perhatian agar kualitas sumber daya manusia terus meningkat," ujar Suhardi di hadapan para peserta.

Ia mencontohkan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat setiap tahun mengalokasikan minimal 2.000 beasiswa bagi mahasiswa asal daerah yang kuliah di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Langkah ini dinilai strategis untuk mencetak SDM unggul yang kelak kembali membangun kampung halaman.

Antusiasme Sarjana Muda: "Saya Seperti Sedang Kampanye"

Suhardi mengaku terkesan dengan antusiasme peserta yang mayoritas merupakan lulusan perguruan tinggi. Interaksi yang berlangsung dinamis membuatnya merasa seperti sedang berkampanye di hadapan lebih dari 1.400 orang.

"Saya seperti sedang berkampanye karena pesertanya lebih dari 1.400 orang. Interaksinya sangat bagus karena mereka adalah sarjana. Saya memberi semangat kepada mereka untuk menjadi seorang patriot," ungkapnya.

Ia menilai semangat tinggi para peserta muncul karena mereka merasa terpilih mengikuti program nasional ini. "Mereka merasa menjadi orang-orang terpilih. Karena itu, semangat dan antusiasme mereka untuk bertugas di daerah sangat tinggi. Program ini mampu menumbuhkan semangat patriotisme di kalangan generasi muda," tuturnya.

Hasil Riset di Lapangan Jadi Bahan Kebijakan

Suhardi Duka berharap para Patriot Muda tidak sekadar menjadi pendamping masyarakat di kawasan transmigrasi. Ia mendorong mereka menghasilkan rekomendasi yang bisa menjadi dasar penyusunan kebijakan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.

"Hasil riset dan temuan mereka di lapangan diharapkan menjadi masukan bagi Kementerian Transmigrasi untuk ditindaklanjuti dalam bentuk kebijakan maupun program yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat," pungkasnya.

Melalui Program Tim Ekspedisi Patriot 2026, pemerintah menargetkan lahirnya inovasi dan rekomendasi yang mampu mempercepat pembangunan kawasan transmigrasi sekaligus memperkuat peran generasi muda sebagai agen perubahan di berbagai daerah di Indonesia. (Rls)

Reporter: Teguh Prasetyo
Sumber: mandarpos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top