MAMUJU — Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Barat mendapat kunjungan dari perwakilan Pertamina Hulu Energi dan PT Elnusa Tbk pada Selasa (18/8/2026). Keduanya datang ke ruang kerja Kepala DKP Sulbar, Safaruddin, untuk menyerahkan plakat penghargaan atas dukungan pemerintah daerah dalam pelaksanaan Survei Seismik 3D Kandawulo.
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 11.03 WITA ini menjadi simbol penguatan sinergi antara Pemprov Sulbar dan pelaku usaha di sektor energi. Pemerintah daerah, dalam hal ini DKP, dinilai berperan penting memastikan kegiatan berjalan tertib dan tidak mengganggu kepentingan masyarakat sekitar.
Survei Seismik 3D merupakan metode untuk memetakan struktur bawah permukaan bumi dengan memanfaatkan gelombang seismik. Data yang dihasilkan nantinya menjadi dasar kajian dan analisis untuk mendukung kegiatan eksplorasi energi di wilayah Sulawesi Barat.
Karena pelaksanaannya melibatkan wilayah dan berbagai kepentingan, koordinasi dengan pemerintah daerah menjadi kunci utama. Komunikasi yang baik sejak awal dinilai mampu mencegah potensi konflik di lapangan dan memastikan setiap tahapan berjalan sesuai ketentuan.
Penyerahan plakat oleh PT Elnusa Tbk bukan sekadar formalitas. Safaruddin menilai hal ini mencerminkan pentingnya hubungan positif antara pemerintah dan dunia usaha.
“Kami mengapresiasi kerja sama dan koordinasi yang telah terjalin dalam pelaksanaan Survey Seismik 3D Kandawulo. Yang paling penting adalah bagaimana setiap kegiatan dapat berjalan dengan baik, tetap memperhatikan kepentingan masyarakat, serta tidak merugikan pihak mana pun,” ujar Safaruddin dalam keterangannya, Selasa.
Menurutnya, sinergi yang terbangun ini sejalan dengan semangat pemerintahan Gubernur Suhardi Duka dan Sekprov Junda Maulana. Pemerintah daerah disebutnya terbuka terhadap kerja sama yang memberi manfaat, tetapi tetap mengedepankan kepatuhan terhadap regulasi dan keberlanjutan lingkungan.
Kelancaran survei ini menjadi bukti bahwa kegiatan strategis bisa berjalan optimal ketika komunikasi antar-pihak terbangun sejak awal. Peran pemerintah daerah krusial dalam memastikan kepentingan warga dan tata kelola wilayah tetap menjadi prioritas.
Ke depan, Pemprov Sulbar berharap kolaborasi semacam ini terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah. Kolaborasi dinilai bukan hanya soal menyelesaikan pekerjaan, tetapi juga membangun kepercayaan jangka panjang antara pemerintah, masyarakat, dan sektor usaha.