MAMUJU — Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Yudhistira Ilham Ihza Fadhilla, turun langsung dalam kegiatan pemeliharaan tersebut. Ia menyatakan bahwa pengecekan berkala menjadi cara untuk mengetahui kondisi perangkat sekaligus mendeteksi kerusakan sejak awal.
Pemeriksaan mencakup seluruh gembok dan kunci yang digunakan pada kamar hunian. Setiap perangkat dicek satu per satu untuk memastikan layak pakai dan tidak menimbulkan celah keamanan.
Gembok dan kunci merupakan perangkat pertama yang menentukan apakah penghuni bisa keluar dari kamar tanpa prosedur. Kerusakan pada komponen ini berpotensi membuka peluang gangguan keamanan yang lebih besar.
"Pemeliharaan gembok dan kunci hunian ini merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh sarana pengamanan berfungsi dengan baik. Melalui pengecekan secara berkala, kita dapat mengetahui kondisi perangkat yang digunakan sekaligus mengantisipasi apabila ditemukan kerusakan atau kendala yang berpotensi mengganggu pelaksanaan tugas pengamanan," ucap Yudhistira.
Ia menekankan ketelitian petugas dalam merawat sarana pengamanan. Menurutnya, perangkat yang selalu siap pakai menjadi fondasi pelaksanaan pengawasan di area hunian.
Kepala Rutan Mamuju, Sudirman, menyebut pemeliharaan sarana pengamanan sebagai bentuk komitmen jajaran dalam meningkatkan kualitas tugas dan fungsi pemasyarakatan. Fokus utamanya menjaga keamanan dan ketertiban di dalam rutan.
"Keamanan dan ketertiban harus didukung oleh sarana pengamanan yang terawat dan berfungsi dengan baik. Karena itu, pengecekan dan pemeliharaan secara rutin perlu terus dilakukan sebagai langkah preventif untuk meminimalkan risiko gangguan keamanan serta memastikan petugas dapat menjalankan tugasnya secara optimal," tegasnya.
Sudirman juga mengingatkan seluruh jajaran agar meningkatkan kedisiplinan dan tanggung jawab dalam merawat fasilitas pengamanan. Pemeliharaan yang konsisten dinilai sebagai bagian dari upaya membangun sistem pengamanan yang terencana dan berkelanjutan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rutinitas Rutan Kelas IIB Mamuju dalam memperkuat kesiapsiagaan jajaran pengamanan. Perawatan sarana dan prasarana dilakukan berkala, bukan hanya saat ada temuan kerusakan.
Dengan pemeriksaan yang terjadwal, potensi kendala pada perangkat pengamanan bisa diketahui lebih awal. Upaya tersebut diharapkan mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif di Mamuju.