Kapolresta Mamuju Sambangi Jamaah Masjid Raya Suada Usai Salat Subuh, Buka Ruang Aspirasi Warga

Penulis: Puguh Triyono  •  Sabtu, 17 Oktober 2026 | 15:16:01 WIB
Kapolresta Mamuju bersilaturahmi dengan jamaah Masjid Raya Suada usai Salat Subuh.

MAMUJU — Program Subuh Keliling yang dijalankan jajaran Polresta Mamuju bukan sekadar kegiatan seremonial. Usai ibadah, Kombes Pol Ferdyan didampingi sejumlah pejabat utama langsung bersilaturahmi dengan para jamaah, membuka percakapan yang berlangsung akrab di lingkungan masjid.

Dalam forum itu, warga diberi kesempatan menyampaikan saran, masukan, hingga harapan terkait pelayanan kepolisian dan penegakan hukum di wilayah Kota Mamuju. Dialog berjalan terbuka, tanpa harus menunggu adanya gangguan keamanan lebih dulu.

Mengapa Polisi Memilih Masjid sebagai Titik Temu

Ferdyan menegaskan, tujuan kegiatan itu sederhana: membuktikan kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak terbatas pada saat ada masalah.

"Tujuan utama kegiatan ini sederhana, kami ingin membuktikan bahwa Polri benar-benar ada di tengah masyarakat. Polisi Bersama Masyarakat harus dapat diwujudkan, bukan hanya saat ada masalah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari," tutur Ferdyan.

Menurutnya, silaturahmi dan komunikasi langsung menjadi bagian penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. Kepercayaan warga disebutnya sebagai salah satu fondasi kerja sama menjaga keamanan lingkungan.

Persoalan Lingkungan Diharapkan Terdeteksi Lebih Awal

Dengan komunikasi yang terjalin baik, berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu ketertiban diharapkan bisa diketahui dan ditangani lebih awal. Pendekatan itu ditempuh lewat dialog, bukan semata penegakan hukum.

Kehadiran Kapolresta di tengah jamaah mendapat sambutan positif. Seorang jamaah menilai kunjungan langsung pimpinan kepolisian ke tempat ibadah membuat masyarakat merasa diperhatikan, sekaligus memberi ruang menyampaikan aspirasi dan membangun silaturahim.

Subuh Keliling Akan Berlanjut ke Wilayah Lain

Polresta Mamuju merencanakan Subuh Keliling dilaksanakan berkala di berbagai wilayah hukumnya. Kegiatan itu menjadi salah satu cara memperkuat hubungan kepolisian dan masyarakat melalui pendekatan humanis, dialogis, dan penuh kekeluargaan.

Langkah tersebut sekaligus menegaskan bahwa menjaga keamanan tidak hanya soal kehadiran personel ketika terjadi gangguan. Kedekatan dan kepercayaan bersama warga dinilai sama pentingnya dalam kehidupan sehari-hari.

Reporter: Puguh Triyono
Sumber: kabarsulbar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top