Pencarian

80 Perahu Sandeq Berlaga di Etape Kedua Sandeq Silumba Majene, Satu Terbalik Diterjang Angin Kencang

Minggu, 27 September 2026 • 17:46:01 WIB
80 Perahu Sandeq Berlaga di Etape Kedua Sandeq Silumba Majene, Satu Terbalik Diterjang Angin Kencang
Ketua Dewan Pengarah Sandeq Silumba, Syamsul Samad, melepas peserta etape kedua di Pantai Pamboang, Majene.

MAJENE — Ketua Dewan Pengarah Sandeq Silumba, Syamsul Samad, mewakili Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, melepas para passandeq untuk memulai etape kedua perlombaan perahu tradisional tersebut. Pendampingan dilakukan Danlanal Mamuju Letkol Laut (P) Gigih Aptya Anggara di Pantai Pamboang, Kabupaten Majene.

Pelepasan ditandai tepat pukul 08.00 Wita di tengah kondisi cuaca laut yang menantang. Angin kencang dan ombak tinggi langsung menyambut peserta begitu aba-aba start diberikan.

Insiden di Awal Start: Surya Persada Terbalik, Mandala Patah Struktur

Perahu Surya Persada dihantam angin keras sesaat setelah start. Perahu Mandala mengalami kerusakan pada bagian struktur hingga patah.

Meski demikian, para awak kedua perahu tetap melanjutkan perlombaan. Pantauan di lokasi menunjukkan ketangkasan para passandeq menjaga keseimbangan perahu kayu langsing agar tidak terbalik saat diterjang angin dan gelombang.

Rute Etape Kedua Tiga Kali Lipat Lebih Panjang dari Sendana–Pamboang

Syamsul Samad menyampaikan etape kali ini menyajikan medan yang jauh lebih berat dibanding etape Sendana–Pamboang sebelumnya. Jarak tempuh rute meningkat hingga tiga kali lipat.

"Tantangan hari ini cukup berat karena rutenya lebih panjang tiga kali lipat dibandingkan rute sebelumnya. Kita harap perjalanan berjalan lancar dan para passandeq bisa sampai dengan selamat," ujarnya.

Momen Langka: 80 Layar Putih Membentang di Perairan Pamboang

Ajang kali ini mencatatkan momen bersejarah karena menjadi pertama kalinya 80 perahu sandeq berlayar dan berlaga secara bersamaan. Puluhan perahu tradisional berjejer rapi di sepanjang perairan pantai yang jernih bergradasi biru-turkuois di bawah langit pagi yang cerah.

Setiap perahu membentangkan layar putih segitiga khasnya yang dihiasi corak, logo, dan motif berwarna-warni. Sesaat setelah aba-aba pelepasan diberikan, angin kencang mendorong layar-layar hingga membentang kencang.

Perahu-perahu sandeq melaju cepat membelah ombak, meninggalkan buih-buih putih di permukaan air.

Warga Padati Pantai Pamboang, Abadikan Momen dengan Ponsel

Di tepi pantai pasir putih, warga dan penonton berkumpul menyaksikan momen langka ini. Beberapa warga terlihat mengabadikan pemandangan puluhan layar yang mengarungi lautan lepas menggunakan ponsel mereka.

Sorak-sorai kemeriahan terdengar dari darat mengiringi perjalanan para passandeq yang terus bergerak menjauh menuju garis finis etape kedua.

Follow halosulbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kabarsulbar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks