MAMUJU — Rembuk Komunikasi Publik Nasional digelar Komdigi RI sebagai ruang penguatan kapasitas kehumasan pemerintah daerah. KominfoSS Sulbar mengikuti seluruh rangkaian agenda, dari sesi pleno hingga dua workshop utama, secara daring.
Materi yang dibahas mencakup pemetaan tata kelola komunikasi publik hingga strategi menghadapi tantangan kehumasan di daerah. Forum ini juga menjadi ajang berbagi pengalaman antarinsan humas pemda dari seluruh Indonesia.
Dua Workshop Utama: Monitoring Isu dan Pengukuran Media
Workshop pertama membahas Monitoring Isu dan Opini Publik. Peserta dibekali cara memetakan isu yang berkembang di masyarakat sekaligus menyusun respons komunikasi yang tepat.
Workshop kedua menyoroti Pengukuran Media Komunikasi Publik Daerah. Materi ini menyangkut evaluasi kinerja kanal informasi pemda agar penyampaian program pembangunan lebih terukur.
Kenapa Tata Kelola Komunikasi Publik Penting bagi Daerah
SDM humas yang terampil dinilai menjadi kunci penyampaian informasi program pembangunan daerah. KominfoSS Sulbar menyoroti peran tersebut untuk mendorong pemahaman publik terhadap program Panca Daya Gubernur Sulbar Suhardi Duka.
Lewat pemetaan isu dan pengukuran media, pemerintah daerah bisa mengetahui sejauh mana informasi program tersampaikan ke warga. Evaluasi ini juga membantu humas pemda menyesuaikan strategi komunikasi berikutnya.
Apa Kata KominfoSS Sulbar soal Rembuk Nasional
Peserta yang diutus diharapkan memahami tata kelola komunikasi publik di daerah, termasuk tantangan yang dihadapi. Rembuk nasional ini sekaligus menjadi wadah berbagi antar sesama peserta dari bidang kehumasan pemda di Indonesia.
"Melalui rembuk ini pula, personil yang diutus dapat mengetahui seperti apa tata kelola komunikasi publik di daerah, termasuk tantangan yang dihadapi. Sekaligus workshop ini menjadi wadah berbagi antar sesama peserta, khususnya bidang kehumasan di seluruh pemda di Indonesia," ungkapnya.
Langkah Lanjutan Setelah Rembuk
Hasil rembuk diharapkan diterapkan dalam pengelolaan informasi program pembangunan daerah. KominfoSS Sulbar memposisikan kegiatan ini sebagai langkah strategis mengasah kompetensi tata kelola komunikasi publik.
Pemahaman masyarakat terhadap program unggulan daerah menjadi sasaran akhir dari penguatan kapasitas humas tersebut.