Pencarian

Kakanwil Kemenkum Sulbar Dorong Dashboard KI Jadi Alat Pengambilan Keputusan, Bukan Sekadar Laporan Capaian

Selasa, 06 Oktober 2026 • 15:16:01 WIB
Kakanwil Kemenkum Sulbar Dorong Dashboard KI Jadi Alat Pengambilan Keputusan, Bukan Sekadar Laporan Capaian
Kepala Kanwil Kemenkum Sulbar Saefur menyampaikan arahan dalam diskusi kelompok terumpun mengenai pemanfaatan dashboard kekayaan intelektual.

MAMUJU — Diskusi Kelompok Terumpun yang digelar Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual tersebut membahas pemanfaatan dashboard untuk monitoring, evaluasi, pengelolaan data, dan pengambilan keputusan. Sejumlah narasumber memberikan masukan terkait transformasi digital, tata kelola, keamanan data, dan pengawasan kinerja. Kegiatan ini menghasilkan masukan untuk penyempurnaan dashboard monitoring KI di kantor wilayah.

Bagi Kanwil Kemenkum Sulbar, keikutsertaan dalam forum ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola data di daerah. Saefur menilai dashboard perlu didukung data yang akurat dan terintegrasi agar hasil monitoring benar-benar mendukung peningkatan kinerja KI di wilayah.

Mengapa Dashboard Tidak Cukup Hanya Menampilkan Capaian

Saefur menyoroti kecenderungan dashboard berhenti pada angka capaian tanpa memberi gambaran kondisi sebenarnya di lapangan. Menurut dia, fungsi dashboard semestinya lebih jauh dari itu.

"Dashboard monitoring harus mampu menjawab lebih dari sekadar berapa capaian yang sudah diperoleh. Data yang tersedia harus dapat membantu melihat kondisi, membaca perkembangan, dan menentukan langkah yang perlu dilakukan," ujar Saefur.

Pernyataan itu menegaskan posisi dashboard sebagai instrumen kerja, bukan sekadar bahan pelaporan rutin. Data yang tersaji diharapkan bisa langsung dipakai untuk menentukan langkah strategis pelaksanaan program KI.

Data Akurat dan Terintegrasi Jadi Syarat Utama

Penguatan dashboard, menurut Saefur, harus diikuti tata kelola data yang akurat dan terintegrasi. Tanpa itu, hasil monitoring sulit dijadikan dasar pengambilan keputusan yang tepat.

Pemanfaatan dashboard yang optimal dinilai membantu kantor wilayah melihat capaian secara lebih jelas. Dari situ, hal-hal yang memerlukan tindak lanjut bisa teridentifikasi lebih cepat.

Dengan begitu, data yang tersedia tidak berhenti sebagai bahan pelaporan. Data tersebut dapat digunakan untuk menentukan langkah strategis dalam pelaksanaan program KI di Sulawesi Barat.

Masukan dari Forum Ubud untuk Penyempurnaan Dashboard

DKT yang berlangsung di Hotel Sthala Ubud membahas pemanfaatan dashboard untuk monitoring, evaluasi, pengelolaan data, dan pengambilan keputusan. Sejumlah narasumber turut memberikan masukan terkait transformasi digital, tata kelola, keamanan data, dan pengawasan kinerja.

Kegiatan tersebut menghasilkan masukan untuk penyempurnaan dashboard monitoring KI. Pengembangan dashboard juga diarahkan agar menjadi instrumen kinerja yang lebih terintegrasi dan berbasis data.

Bagi Kanwil Kemenkum Sulbar, arah pengembangan itu sejalan dengan kebutuhan layanan masyarakat di daerah. Dashboard yang rapi dan terintegrasi memudahkan pemantauan program KI sekaligus mempercepat respons terhadap persoalan yang muncul di lapangan.

Follow halosulbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kabarsulbar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks