Pencarian

Gubernur Sulbar Buka Apel Besar Pramuka ke-65 di Mamuju, Minta Kwarda Bergerak Aktif hingga Tingkat Kwaran

Sabtu, 10 Oktober 2026 • 10:17:05 WIB
Gubernur Sulbar Buka Apel Besar Pramuka ke-65 di Mamuju, Minta Kwarda Bergerak Aktif hingga Tingkat Kwaran
Gubernur Sulbar Suhardi Duka membuka Apel Besar Pramuka ke-65 di Mamuju.

MAMUJU — Suhardi Duka yang akrab disapa SDK bertindak selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Sulbar dalam apel tersebut. Ia menilai masa keanggotaan Pramuka sebagai fase terbaik menanamkan nilai kehidupan bagi generasi muda. Kegiatan ini menyasar penguatan semangat persatuan, kedisiplinan, gotong royong, dan pengabdian generasi muda di Sulawesi Barat.

Pramuka sebagai Wadah Karakter Pejuang Muda Mandar

SDK menegaskan kaitan langsung antara kekuatan Gerakan Pramuka dan visi pembangunan daerah. Menurutnya, Panca Daya yang di dalamnya meningkatkan SDM berkarakter hanya bisa terwujud lewat organisasi kepramukaan.

"Dengan kuatnya Pramuka, maka Panca Daya yang di dalamnya meningkatkan SDM berkarakter, organisasi Pramuka inilah wadah untuk menciptakan karakter pejuang, karakter anak muda Mandar, karakter muda Indonesia untuk mencapai cita-cita di masa depan," ujarnya.

Ia menyebut Gerakan Pramuka akan selalu menjadi bagian dari gerakan besar bangsa Indonesia. Tujuannya membentuk karakter bangsa yang besar, mandiri, dan mampu melampaui bangsa lain.

Tiga Nilai yang Ditekankan Gubernur di Depan Peserta Apel

Dalam amanatnya, SDK merangkum identitas Pramuka dalam tiga kata kunci. Ia menekankan kesetiaan, jiwa patriot, dan pantang menyerah sebagai fondasi utama.

"Pramuka itu setia, Pramuka itu patriot, dan Pramuka itu tidak kenal menyerah dan juga setia kawan," ujar Suhardi Duka.

Nilai kerja sama dan harmoni juga menjadi penekanan. Menurut SDK, perbedaan yang dirangkai menjadi satu kekuatan adalah pelajaran penting yang ditanamkan di masa Pramuka.

"Di masa seperti inilah anda menanamkan nilai tentang bagaimana bekerja sama, membangun harmoni, dan merangkai perbedaan menjadi satu kekuatan," ujarnya.

Ia menambahkan, kesetiakawanan dan kecintaan pada alam turut tumbuh dari pengalaman kepramukaan. Keduanya bermuara pada cinta tanah air Indonesia.

Instruksi ke Kwarda, Kwarcab, hingga Kwaran

Sebagai Ketua Mabida, SDK meminta jajaran Gerakan Pramuka Sulbar terus bergerak aktif. Ia menyoroti peran organisasi dari tingkat Kwarda, Kwarcab, sampai Kwaran dalam menanamkan nilai-nilai kepramukaan.

"Bergeraklah terus Gerakan Pramuka di Sulbar ini. Di tangan organisasi, Kwarda, Kwarcab sampai Kwaran anda menanamkan nilai-nilai itu," ujarnya.

Pengabdian para pembina dan pelatih juga mendapat apresiasi khusus. SDK menyebut perjuangan mereka sebagai amal bakti yang tak mengenal lelah.

"Perjuangan saudara sebagai pembina adalah perjuangan yang suci, tanpa lelah, dan akan selalu menjadi amal bakti," katanya.

Dukungan Bupati se-Sulbar dan Pengurus Kwarda

SDK menyampaikan terima kasih kepada pengurus Kwarda Pramuka Sulbar dan para bupati se-Sulbar selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab). Menurutnya, dukungan itu penting bagi pembinaan Pramuka di daerah.

"Terima kasih kepada jajaran Kwarda dan para bupati selaku Ketua Kwarcab di enam kabupaten se-Sulbar," ucapnya.

Apel besar turut dihadiri Sekretaris Daerah Junda Maulana, Ketua Kwarda Pramuka Sulbar Hj. St. Suraida Suhardi, Forkopimda Sulbar selaku anggota Mabida, para bupati se-Sulbar selaku Ketua Mabicab, pengurus Kwarcab se-Sulbar, pimpinan instansi vertikal, pimpinan OPD Sulbar, serta pembina dan pelatih Pramuka.

Follow halosulbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: telegraph.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks