SULAWESI BARAT — Kabar kembalinya Mitsubishi ke pasar mobil listrik datang lewat prototipe Eclipse Sportback EV yang baru saja diperlihatkan. Ini bukan sekadar studi desain — pabrikan asal Jepang itu sudah mengonfirmasi akan menjualnya sebagai model 2027. Buat yang selama ini menunggu Mitsubishi punya EV modern, ini kabar yang dinantikan. Tapi ada catatan besar yang perlu diluruskan sejak awal.
Kami mendapatkan detail eksterior dari prototipe ini, dan dari spesifikasi yang dibagikan, jelas terlihat bahwa Eclipse Sportback bukanlah platform baru. Mitsubishi mengambil pendekatan paling efisien untuk masuk kembali ke segmen EV: memakai basis yang sudah ada dari aliansi.
Basis Teknis: Rebadge Nissan Leaf yang Disamarkan
Mitsubishi tidak menutup-nutupi asal-usul mobil ini. Eclipse Sportback memakai paket mekanis yang sama persis dengan Nissan Leaf — motor listrik tunggal bertenaga 214 hp yang menggerakkan roda depan. Ini bukan platform baru yang dikembangkan khusus, melainkan strategi berbagi komponen ala aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi.Konsekuensinya, jarak tempuh dan karakter berkendara kemungkinan besar akan sangat mirip dengan Leaf. Belum ada angka resmi soal kapasitas baterai atau range, tapi dengan motor yang identik, ekspektasinya tidak akan jauh dari Leaf terbaru. Buat yang berharap Mitsubishi menghadirkan teknologi baru yang revolusioner, bersiaplah kecewa — ini mobil yang sudah dikenal, hanya dengan kulit berbeda.
Desain: Nose Baru yang Menyembunyikan DNA Nissan
Bagian paling menarik dari prototipe ini justru di wajahnya. Mitsubishi memasang grille dan front bumper baru yang cukup agresif untuk menjauhkan kesan "ini Leaf" dari pandangan pertama. Desainnya mengadopsi bahasa desain terbaru Mitsubishi, membuatnya terlihat lebih tajam dan modern dibanding Leaf yang polos.Dari profil, bentuk sportback-nya tetap mempertahankan garis atap yang landai khas Leaf. Ini bukan mobil yang dirancang ulang total — ini facelift besar dengan identitas Mitsubishi yang kuat di bagian depan. Bagi yang tidak terlalu mengenal detail Leaf, Eclipse Sportback akan terlihat seperti mobil baru yang segar. Tapi bagi yang jeli, siluet dan proporsinya akan langsung terasa familiar.
Varian dan Opsi: Satu Trim, Satu Paket
Mitsubishi sengaja menyederhanakan strategi penjualannya. Hanya ada satu level trim dan satu paket opsi bernama Technology Package. Ini langkah berani yang bisa memudahkan calon pembeli, tapi juga membatasi fleksibilitas.Paket Technology tersebut mencakup:
- Atap kaca panoramik
- Power liftgate
- Sistem audio premium Bose 10 speaker
- Roof rails untuk rak atau box kargo
Strategi ini jelas: Mitsubishi tidak mau ribet dengan banyak varian. Satu konfigurasi penuh sudah termasuk fitur-fitur yang dianggap esensial. Buat pembeli yang suka kesederhanaan, ini justru menarik — tidak perlu bingung memilih. Tapi buat yang ingin varian dasar lebih murah atau opsi tertentu saja, tidak ada pilihan lain.
Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli
Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum menaruh hati pada Eclipse Sportback. Pertama, ini mobil yang secara fundamental sudah berumur — platform Leaf bukanlah desain terbaru di kelasnya. Kedua, dengan hanya satu varian, harga jualnya kemungkinan akan berada di kisaran menengah-atas kelas EV kompak, dan kita belum tahu bagaimana posisinya melawan kompetitor seperti Hyundai Kona Electric atau BYD Atto 3 yang sudah mapan di pasar.Ketiga, penggerak roda depan dengan 214 hp memang cukup bertenaga untuk harian, tapi penggemar yang mengharapkan karakter sporty dari nama "Eclipse" mungkin akan kecewa — ini bukan penerus spiritual Eclipse GSX, melainkan crossover EV yang efisien.