POLEWALI — Kecelakaan tunggal itu terjadi sekitar pukul 13.00 WITA di Desa Tumpiling, Kecamatan Wonomulyo. Kepala UPTD Damkar Polman, Imran, membenarkan bahwa satu unit armada yang dikirim untuk membantu pemadaman kebakaran mengalami kecelakaan di tengah perjalanan.
"Iya, satu unit armada kami kecelakaan. Mobil terguling," kata Imran kepada wartawan, Minggu (23/8).
Kronologi: Oleng Saat Menghindari Kendaraan Lain
Peristiwa berawal ketika pihaknya menerima laporan adanya kebakaran di Desa Bumiayu. Dua unit armada langsung dikerahkan untuk menuju titik lokasi. Namun, nahas menimpa salah satu unit yang berada di belakang.
Menurut Imran, pengemudi kehilangan kendali saat hendak menyalip kendaraan lain di depannya. Kendaraan yang tiba-tiba berpindah jalur disebut menjadi pemicu mobil damkar oleng dan akhirnya terbalik.
"Kami menghindari salah satu kendaraan lain di depan, sehingga kendaraan kami mengalami oleng dan terbalik. Kendaraan beriringan, tiba-tiba berpindah jalur," jelasnya.
Imran menegaskan, saat kejadian sirine dan lampu rotator mobil telah dinyalakan sebagai tanda kendaraan sedang dalam keadaan darurat. "Padahal sirine kami bunyi, lampu rotator juga menyala," sambungnya.
7 Petugas Dilarikan ke Rumah Sakit
Akibat kejadian tersebut, tujuh dari sembilan orang petugas yang berada di dalam mobil harus dilarikan ke rumah sakit. Mereka mengalami luka-luka akibat benturan keras saat mobil terbalik.
"Di mobil itu ada 9 orang. Dan 7 orang terluka," ungkap Imran.
Pemadaman Kebakaran Tetap Dilanjutkan
Meski satu unit armada mengalami kecelakaan, upaya pemadaman api di Desa Bumiayu tidak dihentikan. Petugas yang selamat dan armada lainnya tetap dikerahkan untuk melanjutkan misi pemadaman.
"Petugas dan armada lain, tetap dikerahkan untuk menangani kebakaran di Desa Bumiayu," kata Imran menegaskan komitmen jajarannya untuk tetap menjalankan tugas meski menghadapi kendala di lapangan.